POM AU Hadirkan Wisata Petik Jeruk

PAKIS – Dukungan untuk Pemkab Malang dalam mengembangkan sektor pariwisata terus mengalir.

Salah satunya datang dari kalangan militer. Setelah Divif 2/Kostrad menghadirkan destinasi Kampung Tentara, kini giliran Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh yang turut menyajikan wisata petik jeruk polisi militer. Lokasi destinasi anyar tersebut ada di lahan perkebunan yang terletak tepat di sebelah Markas POM AU Lanud Abd Saleh.

Penanggung jawab Primpom AU Sersan Kepala Tri Handana Raharja menjelaskan, ada lahan seluas 4 hektare yang dimanfaatkan untuk destinasi anyar tersebut.

Di dalamnya terdapat dua jenis tanaman jeruk. Yakni, jeruk Siem Pontianak dan jeruk keprok Batu 55. ”Tujuan utama kami adalah mengangkat potensi yang ada di wilayah ini agar bisa ditularkan kepada masyarakat sekitar. Mereka juga bisa terangkat kondisi perekonomiannya,” kata Tri saat dikunjungi Jawa Pos Radar Kanjuruhan kemarin (12/8).

Sebagai catatan, Tri menuturkan bila kondisi alam di sekitar Kecamatan Pakis dan Singosari masih cukup baik. Baik dari tingkat kesuburan maupun keberadaan hama dan predatornya.



Hasilnya, tanaman jeruk bisa tumbuh dengan baik tanpa harus mengeluarkan biaya perawatan yang besar. Selain petik jeruk, Tri menuturkan bila wisata tersebut juga dibuat dengan tujuan mengedukasi pengunjung.

”Konsepnya rekreasi dan edukasi, jadi setiap ada pengunjung yang ke sini nanti akan kami bimbing dan diarahkan, mulai dari cara penanaman, pemeliharaan, sampai pascapanen,” tambahnya.

Meski baru dibuka 4 hari lalu, antusiasme wisatawan untuk berkunjung ke sana cukup besar. Untuk masuk ke kawasan petik jeruk di sana, pengunjung cukup membayar Rp 20 ribu untuk orang dewasa dan Rp 10 ribu untuk anak-anak.

”Di dalamnya pengunjung boleh makan sepuasnya dan mendapatkan 1 kilogram jeruk gratis untuk dibawa pulang,” imbuh Tri. Bukan hanya jeruk, ke depan perkebunan yang dikelola prajurit POM AU tersebut juga akan dibuka untuk pusat perkebunan alpukat dan jeruk nipis. ”Total ada 5 hektare lahan yang kami siapkan untuk wisata semacam ini,” tutup Tri.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya