Polri Jawab Kicauan SBY di Twitter soal ‘Kesusupan’ Agen-agen Politik

Polri Jawab Kicauan SBY di Twitter soal 'Kesusupan' Agen-agen Politik

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menegaskan, pihaknya akan tetap netral dalam menghadapi pesta rakyat terbesar itu. “Ya, kami tetap melaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Sesuai prosedur, SOP kami seperti itu. Kami berikan jaminan kualitas penegakan hukum,” kata Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/4).

Lebih lanjut dia mengatakan, sudah mengingatkan seluruh jajaran Polri agar tetap menjaga netralitas selama Pemilu 2019. Dia menambahkan, akan memberikan panduan bagi anggota Polri dalam menghadapi Pilpres 2019.

“Nanti akan kami sebarluaskan ke anggota larangan-larangan bagi anggota. Kami bikin video pendek,” pungkasnya.

Sekadar informasi, melalui akun Twitter resminya di @SBYudhoyono, Presiden ke-6 RI itu menyampaikan ‘kultwit’ tentang Pemilu 2019. Dia berharap Pemilu 2019 (termasuk Pilpres) berlangsung aman, tertib, jujur, dan adil. Bagi para peserta pemilu, SBY berharap dapat bertanding secara kesatria.

Lebih lanjut, SBY berharap tidak ada hukum rimba dalam Pemilu 2019. Yang ia maksud dengan hukum rimba itu adalah pihak yang kuat pasti menang, dan yang lemah pasti kalah, tidak peduli salah atau benar.

Kemudian, bagi para penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), SBY berharap mereka tidak mudah diperalat untuk kepentingan politis. “Semoga penegak hukum (kepolisian, kejaksaan, & KPK) tidak “kesusupan” agen-agen politik. Semoga intelijen juga tidak jadi alat politik,” tulis SBY.

Hingga hari ini ‘kultwit’ SBY tersebut sudah mendapatkan komentar dan tanggapan dari ribuan warganet. Demikian juga dengan yang me-retweet, mencapai ribuan akun.


(dna/JPC)