Polres Malang Kota Temukan 137 Kasus Kriminalitas dalam 11 Hari

11 Hari,

MALANG KOTA – Bulan Ramadan dikenal sebagi bulan suci dan bulan yang sangat baik untuk memperbanyak ibadah. Meski demikian ada saja yang tidak peduli dan tetap melakukan tindakan kriminal.

Setidaknya hal itu terlihat dari hasil Operasi Pekat Semeru yang dilakukan Polres Malang Kota mulai 21 Mei – 1 Juni 2018. Yang mana, terdapat 137 kasus kriminalitas yang terjadi di Kota Malang.
Masih maraknya aksi kriminilaitas di bulan Ramadan menjadikan pihak kepolisian dan jajarannya melakukan antipasi.

AKBP Asfuri, Kapolres Kota Malang menyampaikan, bahwa langkah – langkah yang diambil salah satunya dengan membuat spanduk himbauan ke setiap wilayah di polsek – polsek se – Kota Malang.

“Kapolsek juga sudah membuat imbauan terutama di tempat yang rawan curanmor. Selain itu kita juga memberikan imbauan lewat radio, para Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan polisi RW kita turunkan ke masyarakat untuk mengingatkan mereka agar waspada,” ujarnya.

Sejauh ini, pemetaan untuk angka kriminalitas terkait curanmor tertinggi di Kota Malang ada di KIecamatan Lowokwaru. “Memang di wilayah tersebut banyak kos dan kontrakan mahasiswa, termasuk juga perkampungan. Rawan menjadi incaran kriminal,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, masyarakat masih dianggap belum memiliki rasa kewaspadaan untuk menjaga kendaraannya. “Masyarakat kita juga masih belum bisa betul – betul mengamankan kendaraan. Parkirnya seenaknya, saat mengunci kendaraan tidak dikunci ganda,” ungkap mantan kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Metro Jakarta Pusat itu.

Selain itu Kapolres juga telah menekankan pada kapolsek setempat terutama yang mengalami kejadian kriminalitas tinggi untuk benar – benar melakukan antisipasi secara maksimal. “Kita sudah menggelar Anev (analisa dan evaluasi) dengan kamtibmas. Serta pihak kapolsek untuk betul – betul memantau tempat yang angka kriminalitasnya tinggi. Dan mereka sudah melakukan antisipasi dengan maksimal,” papar Asfuri.

Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah