Polemik PDAM, Ini Langkah Pemkot

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih berupaya agar harga beli air bersih di Sumber Wendit, Kabupaten Malang, tidak naik drastis. Karena belum ada titik temu dengan Pemkab Malang, pemkot berencana konsultasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR) RI.

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih berupaya agar harga beli air bersih di Sumber Wendit, Kabupaten Malang, tidak naik drastis. Karena belum ada titik temu dengan Pemkab Malang, pemkot berencana konsultasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR) RI.

Sekretaris Kota (Sekkota) Malang Wasto memaparkan, keinginan konsultasi ke Kemen PUPR itu dilandasi munculnya aturan baru. ”Kami konsultasi supaya mengetahui kejelasan hukum dan juga kontribusi bagi kedua daerah,” kata Wasto kemarin (1/10).

”Apalagi saat ini kan juga ada regulasi baru, regulasinya berubah supaya langkah yang dilakukan nanti tidak salah,” tambah mantan kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang tersebut.

Seperti diberitakan, selama ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang mengambil air dari Sumber Wendit, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Karena wilayah sumber air berada di Kabupaten Malang, pemkot menggunakan sistem beli. Setiap meter kubik dikenakan biaya Rp 80.

Pewarta: Aris Saiful Anwar
Editor: Mahmudan