PMI Kota Malang Surplus Darah, Saking Banyaknya Sampai Disumbangkan Lho

Banyak Pendonor, Stok Darah Aman Untuk Sepekan Ke Depan

KOTA MALANG – Bagi warga yang membutuhkan darah di Kota Malang, tampaknya tidak perlu khawatir. Lantaran, saat ini, Kota Malang surplus persediaan darah. Karena inilah, Kota Malang cukup aktif ”menyumbang” ke berbagai daerah.

Di Kota Malang sendiri, kebutuhan darah di Kota Malang mencapai 150 kantong per hari. ”Beberapa bulan lalu, kami bantu darah ke daerah Jawa Tengah (Jateng),” ucap Kepala UTD PMI Kota Malang dr Enny Sekar Rengganingati MM, kemarin.

Menurut Enny, kaum milenial menjadi salah satu sasaran donor darah UTD PMI Kota Malang. Praktis, kondisi ini membutuhkan inovasi sendiri bagi pengelola PMI Kota Malang. Salah satunya dengan cara menyediakan spot wifi gratis untuk kalangan anak muda. Bahkan, ada juga anak muda yang memilih pacaran di kantor PMI Kota Malang sambil donor darah.

”Kalau malam minggu ramai anak-anak muda di sini. Mereka memanfaatkan wifi sama pacarnya sambil donor,” imbuhnya.

Menurutnya, cara tersebut relatif ampuh untuk mendatangkan pendonor tiap hari. Bahkan, rata-rata tiap hari ada puluhan pendonor yang datang. ”Sekitar 60 persen (pendonor) datang sendiri,” ucap Enny.



Hanya saja, masih kata dia, pihaknya masih terkendala sebuah alat, yaitu alat untuk pemutar darah. Karena hal ini tak bisa dilakukan secara manual. Harganya mencapai sekitar Rp 1 miliar per unitnya. Untuk diketahui, alat ini untuk memisahkan plasma, trombosit, dan entrosit. Selain itu, hal tersebut juga untuk memenuhi darah cara pembuatan obat yang baik (CPOB). ”Karena darah dianggap obat,” terang dia.
Lebih lanjut, pihaknya juga merasa tenang dengan kendala tersebut. Karena Pemerintah Kota Malang punya komitmen untuk membantu mengatasi masalah tersebut. ”Tadi (waktu kunjungan wakil wali Kota Malang dan sekkota Malang) sudah disampaikan, pemkot berkomitmen (untuk membantu),” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, pihaknya bakal men-support kebutuhan alat tersebut. Pihaknya bakal membicarakan terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait. ”Kami akan men-support,” ungkap politikus Partai Golkar ini.

Pewarta : Imam Nasrodin
Copy editor : Amalia Safitri
Penyunting : Fia
foto : dok JPNN