PKK Akan Senam Keliling Desa

Kampanye untuk membudayakan hidup sehat dengan senam kepada masyarakat bakal ditebar oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Batu. Kemarin (23/2), persiapan dimulai dengan senam bersama di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani.

KOTA BATU – Kampanye untuk membudayakan hidup sehat dengan senam kepada masyarakat bakal ditebar oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Batu. Kemarin (23/2), persiapan dimulai dengan senam bersama di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani.

Ketua Penggerak PKK Kota Batu Wibi Santoso menyatakan, kegiatan senam yang berlangsung sekarang ini adalah pelatihan calon pelatih senam Perwosi. Nantinya, mereka akan mengadakan road show keliling ke daerah-daerah di Batu. ”Sekarang kami siapkan pelatihnya, yaitu ibu-ibu PKK dari 24 desa dan kelurahan,” kata istri Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso tersebut.

Dari Hasil berlatih ini, nantinya ada gebyar besar senam bersama yang akan dilakukan pada peringatan Hari Kartini 21 April 2018 mendatang. ”Setelah gebyar, kami akan ada senam keliling Batu,” kata dia.

Menurutnya, tujuan kegiataan ini adalah untuk mengolahragakan masyarakat, dan memasyarakatkan olahraga. Terlebih pada ibu-ibu rumah tangga. Sebab, selama ini mereka mempunyai tugas di rumah yang tidak mudah dan sebagian besar tidak punya waktu untuk melakukan olahraga yang teratur. ”Kami ingin sambung budaya dan olahraga. Tujuannya, agar kaum perempuan di Kota Batu lebih sehat,” kata dia.

Saat disingung tentang misi kebudayaan dari kegiatan senam keliling ke desa-desa itu, Wibi menyatakan, para peserta senam akan mengenakan jarit motif batik. Hal itu diharapkan bisa memelopori kaum muda untuk memakai batik juga. ”Selama ini hasil budaya seperti kain jarit itu mulai terkikis. Anak-anak muda sekarang jarang yang mau menggunakan (batik). Nah, kami harapkan, nanti kain tradisional itu akan populer lagi,” kata dia.



Meski menggunakan jarit dalam senam, perempuan bernama asli Wibi Asri Fianti itu melanjutkan, itu tidak mengganggu gerakan senam. Sebab, gerakan senam Batu Mubeng itu tidak terlalu agresif. ”Gerakannya pelan. Kurang lebih 15 menit durasinya,” kata dia.

Selain membawa misi menyehatkan masyarakat dari program senam, program itu juga memiliki perlombaan. ”Saat ini sudah ada latihan senam. Tinggal buat tim ketika ada lomba,” kata dia.

pewarta :Aris Dwi
penyunting :Aris Syaiful
copy editor :Arief Rohman
foto : Aris Dwi