PIONIR IX Telah Berakhir, Bakso dan Bebek Goreng Jadi Kenangan Indah Atlet Kontingen STAIN Kepri

Mahasiswi dari STAIN Kepri merasa senang sekali tinggal di Malang

KOTA MALANG- Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) IX di UIN Malang akhirnya berkahir dengan upacara penutupan sekaligus pengumuman juara umum hari ini, Kamis malam (20/7). Semua kontingen dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia itu pun juga bergegas mengangkat komper ke kota masing-masing keesokan harinya.

Tentunya, banyak kesan yang dialami oleh kontingen tersebut saat menetap di kota Malang ini, salah satunya STAIN Kepulauan Riau (Kepri).

Meskipun STAIN Kep. Riau hanya mendapat satu medali perunggu, tapi siapa sangka para atletnya mengaku senang dengan hanya tinggal di Kota Malang yang terkenal dingin dan juga wisata kulinernya.

Adalah Dian Ramadita, atlit puitisasi Alquran PIONIR IX dari STAIN Kep. Raiu. Dikatakannya, ia mengaku sangat menyukai hawa sejuk yang ada pada Kota Malang ini. “Iya oksigennya sejuk dinginnya suka. Kalau di sana aduh panas. Di sini aku nyaman banget,” kata mahasiswa semester 7 itu.

Selain itu, Dian mengaku, suka sekali dengan bakso yang ada di Kota Malang. Bahkan, imbuhnya, banyak dari teman-teman kontingennya juga sering beli bakso di Kota Malang. Pasalnya, bakso yang dijual di Kota Malang lebih enak daripada yang ada di Kepri.

“Ya Allah baksonya di sini itu enak banget, temen-temen banyak yang suka juga kemarin itu. Kan ini aslinya bakso Arema ya. Di sana juga bakso Arema ada, tapi ya gimanapun yang asli ya tetap juara,” ujar mahasiswi jurusan Hukum Ekonomi Syariah itu.

Berbeda dengan Dian, atlit dari kontingen STAIN Kepri lainnya, Riska Sarija Dewi mengatakan, ia mempunyai pengalaman kuliner tersendiri di Kota Malang.

Riska mengatakan, baru di Kota Malang ini lah ia mencicipi bebek goreng yang katanya enak itu.

“Aku di sini bukan bakso. Tapi bebek goreng. Enak sekali. Ada sih di sana (Kepri) bebek. Tapi gak pernah nyoba aku. Di sini baru pertama kali,” ujar mahasiswa semester tiga jurusan Hukum Ekonomi Syariah STAIN Kep. Riau itu.

Dengan pengalamannya makan bebek goreng di kota Malang ini, Riska mengaku ketika pulang nanti akan sering beli bebek goreng sembali mengingat pengalaman indahnya di Kota Malang selama gelaran PIONIR IX.

“Ya habis ini pulang. Sedih kangen ya kota Malang indah banget. Tapi gak papa kalau pas pulang aku akan beli bebek goreng dan ingat Malang,” ujarnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Bob Bimantara Leander