Pingsan Saat KRL Terguling di Bogor, Begini Kondisi Terakhir Masinis

JawaPos.com – Masinis Kereta Rel Listrik (KRL) nomor KA 1722 yang terguling di perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sereal, Bogor mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Salak Bogor. Pasalnya, dia sempat pingsan saat kejadian nahas tersebut.

Masinis bernama Yakub Agung itu menjadi korban saat kereta tergelincir menabrak tiang LLAJ hingga tembok pembatas pada Minggu, (10/3) sekira pukul 10.15 WIB.

Dari keterangan Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, masinis KA 1722 sempat mengalami pingsan usai KRL yang dibawanya mengalami kecelakaan anjlok dari rel hingga menabrak tiang listrik Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dan tembok pembatas jalur perlintasan dengan pemukiman penduduk.


Evakuasi KRL terguling dilakukan malam ini (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

Menurutnya, kondisi terakhir dari Sang Masinis sudah menyadarkan diri. Alam tetapi, Yakub masih harus menjalani perawatan intensif karena mengalami syok berat atas kecelakaan yang mengancam nyawanya itu.

“Masinis sekarang ini sudah siuman dan sudah dicover perawatannya. Mungkin yang bersangkutan masih syok. Kami berharap agar cepat kembali pulih,” ujarnya saat berada di lokasi evakuasi KRL terguling.

Dari informasi yang dihimpun, sebanyak 19 orang korban mengalami luka akibat kejadian KRL terguling itu. Masing-masing korban itu menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka tersebar di rumah sakit di Bogor. Di antaranya, di RS Salak, RS Siloam, RS Hermina dan RS PMI Bogor.

Vice President Komunikasi PT KCI, Eva Chairunisa mengatakan per pukul 14.30 WIB, sudah ada 5 orang korban sudah dibolehkan kembali pulang ke rumah masing-masing.

“Mayoritas korban mengalami luka ringan. Yang masih berada di rumah sakit ada 14 orang,” kata dia.

Terpantau di lokasi, tim evakuasi gabungan masih berupaya mengembalikan tiga badan kereta agar kembali ke perlintasan. Proses evakuasi dimulai dari pukul 18.10 WIB. Rencananya, setelah ketiga badan kereta itu kembali ke jalur rel, gerbong-gerbong itu akan langsung dibawa ke Dipo KRL Depok.

“Tiga gerbong itu akan dibawa ke Dipo Depok. Kami berharap malam ini cepat selesai,” kata Eva.

Editor           : Bintang Pradewo

Reporter      : Wildan Ibnu Walid