Pimpinan DPR Kritik Kebijakan Impor Beras Vietnam

Pimpinan DPR Kritik Kebijakan Impor Beras Vietnam

Menurut Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, keputusan menteri perdagangan yang melakukan impor beras kala tengah kekurangan stok maupun harga yang melonjak merupakan kesalahan besar.

Sebab pemerintah tidak mempertimbangkan siklus musim panen di Indonesia, sehingga kebijakan yang diambil pun justru akan semakin menyengsarakan para petani. “Jangan terlalu mudah impor beras. Kurang beras dikit, harga beras naik dikit, impor,” kata Agus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/1).

Politikus Partai Demokrat itu mendorong pemerintah untuk lebih bijak lagi dalam memutuskan kebijakan impor beras. Selain itu pemerintah harus memberikan keberpihakan penuh kepada kesejahteraan para petani.

“Jadi jangan terlalu mudah mengambil keputusan impor. Mengambil keputusan impor boleh manakala memang untuk menyelamatkan kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi kalau untuk jalan pintas itu tidak tepat,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini Komisi VI DPR telah berkoordinasi dengan pemerintah untuk membentuk tim khusus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan impor beras yang tengah dilaksanakan.

Tim pemantau impor beras itu akan dimulai pada pekan depan yang akan turun langsung di tiga provinsi yakni Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Adapun tim itu bertugas untuk memastikan terjadinya kelangkaan beras di sejumlah daerah.


(aim/JPC)