Pilkada Serentak 2018, Dua Polisi Jadi Gubernur

Pilkada Serentak 2018, Dua Polisi Jadi Gubernur

Adapun saat ini Irjen Muhammad Iriawan yang saatini Asisten Kapolri Bidang Operasi diusulkan untuk Plt Gubernur Jawa Barat dan Irjen Martuani Sormin, Kadiv Propam Polri, ditugaskan untuk Plt Gubernur Sumatera Utara.

Atas informasi yang beredar itu, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono mengatakan, kedua jenderal itu sifatnya masih usulan dan belum resmi. Soal kepastiannya menunggu restu dari Presiden Joko Widodo.

Irjen M Iriawan
(Ismail Pohan/Indopos/Jawa Pos Group)

“Ada dua jenderal polisi sedang diusulkan untuk Jawa Barat maupun Sumatera Utara, itu sifatnya usulan. Keputusannya tergantung Pak Presiden,” kata Soni saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (25/1).

Lebih jauh mantan Plt Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, saat ini jabatan kedua jenderal itu setingkat dengan eselon I.



“Kebutuhan Plt banyak, enggak mungkin semua dari Kemendagri. Jadi bebannya dipukul rata ke beberapa instansi terkait, terutama kepolisian dan polhukam,” ungkap Soni.

Meski demikian, Soni menyebut secara keseluruhan dari 17 Provinsi yang melakukan pemilihan gubernur diduduki oleh pejabat ahli pemerintahan di Kemendagri. “Karena 9,9 persen sebagian besar dari Kemendagri,” pungkas Soni.

Sebelumnya, diketahui Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menyampaikan Irjen Muhammad Iriawan dan Irjen Martuani Sormin diusulkan menjadi Plt Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara. Keduanya akan mengisi posisi gubernur setelah Ahmad Heryawan dan Tengku Erry habis masa jabatannya.

Nantinya, jika memang Presiden Joko Widodo secara resmi memutuskan dua jenderal tersebut maka Plt Gubernur akan menjadi pejabat (Pj) gubernur sampai gubernur dan wagub baru terpilih.


(rdw/JPC)