Pilih Parfum Sesuai Kandungan

Berdasar pembuatannya, jenis parfum dibagi menjadi tiga. Yakni, eau de cologne, eau de toilette, dan parfum. Pembagian itu bergantung pada kandungan bibit dan ekstrak yang digunakan pada racikan parfum. Eau de cologne mengandung 30 persen bibit dan 70 persen ekstrak. Kemudian, eau de toilette memiliki perbandingan yang sama antara bibit dan ekstrak. Sementara itu, parfum terdiri atas 70 persen kandungan bibit dan 30 persen ekstrak.

Denny melanjutkan, kandungan itu memberikan pengaruh pada aroma yang dihasilkan. Karakter parfum juga berbeda. Namun, jenis satu dengan lainnya memiliki keunggulan masing-masing. ”Dapat disesuaikan dengan kebutuhan,” ungkapnya.

BANYAK PILIHAN: Trend Mode Perfume Wanita 2017 di O3 Perfumer.
(Allex Qomarullah/Jawa Pos/JawaPos.com)

Kalau ingin aroma sesaat tapi segar, dia menyarankan menggunakan aroma eau de cologne. Aroma itu cocok digunakan di rumah karena memiliki daya tahan yang rendah. Aroma hanya mampu bertahan empat jam. Begitu juga dengan jenis eau de toilette yang memiliki ketahanan enam jam. Bedanya, eau de toilette memiliki karakter wangi. ”Tapi yang ringan,” kata pria yang sudah mempelajari karakter parfum selama puluhan tahun tersebut.



Sementara itu, jenis parfum memiliki ketahanan aroma hingga 24 jam. Denny menjelaskan, jenis parfum tersebut memang sesuai untuk menemani aktivitas sehari-hari, bahkan di luar ruangan. Sebab, ia memiliki aroman yang kuat. ”Tapi, dianjurkan disemprotkan di baju saja, ya. Kalau bisa, jangan terkena kulit,” paparnya. (bri/c16/jan)