Pilih KA Bandara Atau Bus Damri? Ini Perbedaan Jarak Tempuh Keduanya

Dari pantauan JawaPos.com, untuk menaiki bus Damri dari Bandara Soekarno Hatta ke Jakarta, para penumpang harus membeli tiket dengan tarif Rp 40.000. Kedatangan bus Damri di bandara ada setiap 30 menit sekali dengan tujuan yang berbeda-beda.

Jarak perjalanan yang ditemput dari Bandara Soekarno Hatta ke Stasiun Gambir, Jakarta Pusat selama 60 menit tanpa hambatan lalu lintas. Namun, pada hari kerja, perjalanan bisa mencapai dua jam lamanya.

Sebanyak 25 kursi bus Damri penuh diduduki penumpang, bahkan ada juga yang berdiri karena take kebagian kursi. Salah satu penumpang, Taher (38), mengaku tidak mengetahui adanya kereta api menuju Jakarta.

Pasalnya, dia adalah seorang pendatang yang ingin menuju hotel di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. “Saya pendatang juga sih, jadi saya ngga tahu. Lagian saya nginapnya dekat Tanah Abang, Damri lewat situ jalan dikit sampai ke hotel, jadi gak masalah naik Damri,” kata Taher kepada JawaPos.com sepanjang perjalanan menuju Jakarta, Selasa (26/12).



Namun, pria berdarah Bugis ini mengaku ingin merasakan kereta bandara sepulangnya berlibur dari Jakarta nanti. Pasalnya, waktu cuti bersama akan segera berakhir, lalu lintas Ibu Kota Jakarta kembali macet seperti biasanya.

“Boleh sih nanti nyobain baliknya. Saya juga pulangnya hari Senin depan, pasti sudah macet. Kalau naik kereta kan enggak macet,” pungkasnya.

Sementara KA Bandara Soekarno Hatta untuk tahap awal uji coba operasional PT Railink baru melayani naik turun penumpang di tiga stasiun yaitu Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Stasiun Batu Ceper,dan Stasiun soekarno- Hatta. Dengan jarak tempuh 55 menit hanya berbeda 5 menit dari bus Damri dalam keadaan lalu lintas lancar.

Harga tiket yang ditawarkan selama uji coba terhitung tanggal 26 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018 diberlakukan tarif promosi Rp 30.000. Sedangkan mulai tanggal 2 Januari 2018 bisa diterapkan tarif Rp 70.000.


(eve/JPC)