Petugas Garang, PKL Hilang

MALANG KOTA – Tindakan tegas petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Malang di Car Free Day (CFD) Radar Malang membuahkan hasil. Kemarin (2/9), tidak ditemukan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Ijen. Selain itu, di Jalan Pahlawan Trip yang sempat jadi langganan PKL juga steril.

Dari pantauan koran ini, sejumlah petugas dari dinas perhubungan dan Satpol PP Kota Malang terlihat garang. Ada satu dua stan di Jalan Ijen yang dianggap sebagai PKL. Yaitu stan penjualan properti. Petugas sempat menegur untuk tidak menawarkan produk di jalan tersebut. PKL banyak terlihat di samping kanan dan kiri Museum Brawijaya Malang, Jalan Dempo, Jalan Merbabu, dan Jalan Simpang Ijen. Di sejumlah titik itu memang masih diperbolehkan untuk ditempati PKL.

Sejumlah PKL di kawasan tersebut terlihat ramai pembeli. Mulai dari warung pecel dan minuman es. ”Habis lari kan haus. Kadang juga ke CFD hanya mau beli makan,” kata Naufal, mahasiswa semester akhir yang sering datang ke CFD. Namun, dia juga setuju jika PKL berada pada satu tempat layaknya pujasera. ”Seperti pujasera tidak apa-apa. Yang penting jangan jauh-jauh,” sambungnya.

Sementara di sekitar bundaran Jalan Simpang Balapan, ratusan orang tampak berkeringat. Mereka semarak mengikuti senam Super Goyang Shopee. Tampak pesenam memenuhi area dengan kaus oranye. Meski begitu, senam yang berlangsung dari pukul 06.00 hingga pukul 09.00 pagi itu juga menyajikan lagu Meraih Bintang soundtrack Asian Games Jakarta-Palembang 2018 yang dipopulerkan Via Vallen. ”Kalau saya, mau judul senamnya apa, tetap ikut. Karena biasa tiap Minggu ke sini ikut senam,” kata Heni yang juga mengajak keluarganya senam bareng.

 

Pewarta: Fajrus Shidiq
Penyunting: Ilham Toriq
Foto: Falahi Mubarok