Petugas Damkar Yang Terbakar Mulai Membaik

MALANG KOTA –  Ahmad Zamroni, petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Malang yang mengalami luka bakar akibat terperosok di tumpukan abu panas, kemarin (14/10) kondisinya mulai membaik.

Hal tersebut, disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji menjenguk Ahmad di ruang 16 Instalasi Rawat Inap (Irna) Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Untuk diketahui, Ahmad mengalami luka bakar mencapai 37 persen karena terperosok di tumpukan abu panas. Dia mengalami kecelakaan kerja saat memadamkan api yang membakar lahan tebu di Arjowinangun, Sabtu lalu (12/10).

Saat dikunjungi Sutiaji, meski badannya masih lemah dan belum bisa bergerak banyak. Ahmad sudah bisa diajak berkomunikasi dengan lancar.

“Ahmad sedang dalam proses observasi setelah dilakukan tahap operasi pertama. Apabila nanti hasilnya membaik, maka Ahmad dalam waktu dekat akan dipersilakan untuk pulang,” terang mantan anggota dewan ini,” kata Sutiaji.

Kejadian ini pun menjadi perhatian Sutiaji. Dia berharap ada tambahan standard operating procedure (SOP) saat pemadaman api yang dilakukan petugas Damkar. ”Memang harus ada penambahan SOP. Terutama sebelum masuk ke dalam titik api, tanya ke pemilik lahan, apa-apa yang ada di dalamnya agar kejadian ini tak terulang lagi,” kata dia.

Dengan SOP tambahan, diharapkan kejadian seperti yang dialami Ahmad tidak terjadi lagi.

Sementara itu, Plt Kepala Damkar Kota Malang Antonio Viera menjelaskan bahwa anggotanya sudah bekerja sesuai standard operating procedure (SOP). Namun, soal usulan SOP dari orang nomor satu di Kota Malang tersebut, nantinya perlu diadakan penambahan. ”Ini tadi telah kami rumuskan. Agar petugas yang memadamkan api mengetahui kondisi medan. Agar kecelakaan kerja ini tidak terjadi lagi,” ucap dia.

Pewarta : Sandra Desi
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro