Petugas Coklit KPU Akan Sambangi Rumah Warga Jabar

Petugas Coklit KPU Akan Sambangi Rumah Warga Jabar

Komisioner KPUD Jabar Ferdhiman Bariguna mengatakan, Jabar merupakan salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak di Indonesia. Tahap pertama coklit serentak akan dilakukan untuk mendata sebanyak 32 juta penduduk di Jabar.

Menurut Komisioner KPU Ferdhiman Bariguna, coklit tahap pertama yang akan dilakukan melibatkan 75 ribu petugas untuk mendatangi rumah warga di Jabar. “Yang terbesar Kota Bogor dan terkecil Banjar. Nanti kita akan coklit satu satu apakah sesuai atau tidak,” kata Ferdhiman di KPUD Jabar Jalan Garut Kota Bandung, Kamis (18/1).

Ia mengaatakan, mekanisme coklit yang dilakukan oleh 75 ribu petugas, yakni dengan mendatangi dari satu rumah ke rumah penduduk lainnya. “Petugas akan mendatangi setiap rumah,” ucapnya.

Dijelaskannya, ada tiga tahapan dalam pelaksanaan coklit Pemilu 2018-2023 yang akan berlangsung selama satu bulan dimulai 20 Januari hingga 18 Februari 2018.

“Tahapan tersebut diantaranya satu, coklit dengan datang ke rumah horizontal (rumah warga). Kedua, coklit rumah vertikal (pesantren, apartemen, rumah kos). Tahap terakhir datangi yang minor-minor (lapas, rumah sakit jiwa),” jelasnya.

Dijelaskannya, tiga tahapan coklit yang akan dilakukan dalam kurun waktu 30 hari. Dalam artian, setiap tahap membutuhkan waktu 10 hari.
Tahap tersebut lanjutnya, merupakan langkah untuk mendapatkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Setelah selesai hasilnya menjadi Data Pemilih Sementara (DPS).

“Dari DPS kita perbaiki dan cek, apakah semua sudah tercover atau belum,” tuturnya.

Lalu setelah DPS dicek, maka hasilnya disebut Data Penduduk Tetap (DPT). “Lalu DPT disinkronkan apakah pemilih masih hidup atau sudah wafat,” pungkasnya.


(ona/JPC)