Pesan Semangat Juang di Hari Pahlawan

KEPANJEN – Teatrikal perjuangan Bung Tomo dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya menjadi pilihan civitas MTs Al-Khalifah untuk memperingati Hari Pahlawan. Berlangsung di halaman madrasah, kemarin (11/11) acara tersebut sarat dengan pesan perjuangan.

Dengan heroik, para siswa menunjukkan bagaimana para pejuang merobek warna biru pada bendera Belanda yang menjulang di Hotel Yamato dan mengibarkan sang Merah Putih di sana. Ada sekitar 120 pemuda-pemudi yang terlibat dalam pentas teater itu.

Sebelumnya, berbusana adat dari berbagai daerah Indonesia, siswa-siswi MTs Al-Khalifah melakukan kirab mengelilingi Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen.

Kepala MTs Al-Khalifah Nur Kholidah MHI menyampaikan, teatrikal tersebut bertujuan memberikan pesan tentang semangat perjuangan pahlawan nasional.

Meski telah berlangsung beberapa dekade, tapi spiritnya tak tetap melekat pada pahlawan-pahlawan masa kini. ”Dari acara ini, banyak nilai yang bisa kami ambil. Ada nilai juang dan semangat memadukan antara religi dengan kebangsaan yang sangat luar biasa,” ujarnya.

”Salah satu bentuk penanaman nilai kepahlawanan di era modern ini, siswa harus rajin belajar, berkreasi, dan mengisi kemerdekaan dengan meraih cita-cita setinggi mungkin,” tambahnya.

Dia menambahkan, peringatan Hari Pahlawan tersebut sekaligus dalam rangka memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW.

”Dengan memperkaya nilai-nilai jiwa pada anak didik, kami berharap bisa memacu prestasi mereka,” tukasnya sambil menambahkan bahwa anak didiknya baru saja menorehkan prestasi di tingkat nasional. Yakni, meraih medali emas di kompetisi bela diri jujitsu.

Pewarta : Reni Indrisari
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Nenny Fitrin