Persiraja Diuji Klub Malaysia

Persiraja Diuji Klub Malaysia

Klub besutan Akhyar Ilyas, membawa seluruh pemain terbaiknya dalam Tur Malaysia perdana ini. Dalam uji coba nanti, Laskar Rencong akan mematangkan permainan dan kekompakan tim.

Asisten pelatih, Wahyu AW menyebut tur kali ini sangat penting untuk menguji taktik yang sudah dipersiapkan selama latihan di Banda Aceh. “Klub yang akan kita hadapi ini, mereka bermain bagus di Liga Primer, saya sempat menyaksikannya awal bulan lalu,” kata Wahyu yang sebelumnya sempat berada di Malaysia selama dua pekan untuk kursus lisensi C AFC.

Laga uji coba dengan klub Malaysia ini juga akan menambah jam terbang bagi pemain Persiraja. Apalagi skuat Persiraja saat ini, diisi oleh pemain-pemain muda dengan rata-rata usia masih di bawah 24 tahun.

“Para pemain akan mendapat pengalaman tanding luar biasa. Karena tim yang dihadapi (PDRM), merupakan tim tangguh dan sedang bermain di Liga Malaysia,” sambungnya. Wahyu juga berharap, para pemain mendapat tekanan dari lawan di laga uji coba ini. Sehingga mental tanding semakin terasah.

Sementara itu, kapten tim Persiraja, Muklis Nakata, menyebut saat ini Persiraja sudah sangat kompak. Baik di lapangan maupun di luar lapangan.
“Kita sudah semakin padu, semoga tur Malaysia ini jadi awal yang baik bagi tim, serta menambah motivasi dalam bermain. Bila tahun ini kita berujicoba dengan tim Malaysia, semoga ke depan dapat menghadapi tim Eropa,” tuturnya.



Tur luar negeri yang dilakukan Persiraja musim ini, seakan menjadi pengulang sejarah masa lalu saat menjuarai Piala Perserikatan 1980-an, kala itu Persiraja pernah menggelar Training Centre (TC) di Singapura dan mendapat hasil memuaskan sebagai jawara di kompetisi Perserikatan.

Menuju Malaysia kemarin, seluruh pemain bersama staf pelatih dan official, berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) pukul 10.00 WIB dan tiba di Pulau Penang, Malaysia sekitar pukul 13.00 waktu setempat, menggunakan pesawat fire fly.

Setiba di Pulau Penang, rombongan berjumlah 40 orang ini,melanjutkan perjalanan darat menggunakan bus sekira lima jam hingga tiba di Kuala Lumpur.


(ira/jpg/JPC)