Permudah Pemohon SIM, Satlantas Pamekasan Punya Program PETIS Gratis

Semula, program PETIS yang dicanangkan Kapolres Pamekasan pada 2019 lalu dinamai BUS KOTA. PETIS digelar setiap Jumat pukul 13.00. Lokasinya, di lapangan uji praktek Satpas Polres Pamekasan.

Setelah mengikuti PETIS, para pemohon SIM diharapkam bisa memiliki gambaran dan mengevaluasi. Setelah mengikuti latihan pra tes tersebut, bisa mempermudah pemohon SIM saat ujian praktek.

Rata-rata, pemohon SIM yang baru pertama kali mengikuti ujian praktek pasti gagal. Untuk bisa lolos, pemohon SIM biasanya harus mengulang tiga hingga empat kali.

Karena bolak-balik ujian praktek, itu membuat pemohon SIM jenuh. Tidak sedikit yang berhenti mengikuti ujian. Bahkan, menyalahkan polisi karena mempersulit proses pembuatan SIM.

Padahal, uji praktek tersebut merupakan standar dan diberlakukan di seluruh Indonesia.

“Program petis untuk membantu masyarakat pemohon SIM. Sehingga, bisa lulus saat mengikuti ujian praktek,” ujar Kasatlantas AKP Didik Sugiarto mewakili Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari.

Dijelaskan, masyarakat pemohon SIM yang mengikuti program PETIS dibimbing langsung tim penguji. “Tim penguji telah mengantongi sertifikat,” tegasnya.

Didik Sugiarto menambahkan, masyarakat yang mengikuti program PETIS tidak dipungut biaya. “Gratis. Yang ingin mendaftar, langsung ke Satpas Satlantas Polres Pamekasan,” ulasnya.

Sekadar diketahui, materi ujian praktik SIM bisa dipelajari di Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2019. Sementara materi teori dapat dipelajari di website Korlantas Polri.

Ujian SIM terdiri dari dua tahap. Pertama, tes tulis dan kedua uji praktik. Jika pemohon gagal pada salah satu dari dua tes tersebut, harus mengulang sebelum lewat 14 hari. (Misbahul Ulum)

(mr/*/yan/JPR)