Perlukah Arema FC Revisi Harga Tiket?

MALANG KOTA – Laga Arema FC vs Madura United di Stadion Kanjuruhan Sabtu (29/9) memang hanya berlabel ekshibisi. Meski begitu, 40 ribu lembar tiket terjual habis pada pertandingan tersebut.

Ada beberapa faktor yang menjadi alasan mengapa panitia pelaksana (panpel) pertandingan bisa mencatat penjualan tiket sebanyak itu. Salah satunya karena harga tiket yang dipatok jauh lebih murah.

Untuk kelas ekonomi, tiket laga Arema FC vs Madura United dipatok Rp 10 ribu. Padahal, normalnya Rp 35 ribu. ”Memang salah satu yang memengaruhi adalah harga tiket,” tegas Haris.

Meski begitu, hal tersebut tidak bisa jadi patokan bagi manajemen maupun panpel untuk merevisi harga tiket pada laga resmi di Liga 1. Termasuk laga-laga yang tidak termasuk kategori big match, atau laga-laga menentukan.

Seperti diketahui, musim ini, tidak semua laga ramai penonton. Bahkan, ada pertandingan yang penontonnya kurang dari 3.000 orang. ”Kalau murah atau mahalnya harga tiket sebenarnya tidak menjadi jaminan stadion bakal ramai,” terangnya.



Dia beralasan bahwa banyaknya penonton pada laga amal antara Arema FC menjamu Madura United tersebut karena menjadi momen solidaritas untuk Jakmania. ”Semua tahu ini adalah laga amal. Mereka datang karena rasa solidaritas,” imbuhnya.

Selain itu, pertandingan Arema FC vs Madura United digelar akhir pekan. ”Ini juga weekend, malam minggu. Jadi wajar kalau lebih ramai,” ujarnya.

Lalu, bagaimana dengan harga tiket ke depannya? Untuk sementara, dia masih enggan membicarakan hal itu lebih lanjut mengenai diturunkannya harga tiket. ”Kalau itu mungkin sudah domain manajemen, kami hanya pelaksana,” tandasnya.

Pewarta: Gigih Mazda
Copy Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Mufendra
Fotografer: Rubianto