22.7 C
Malang
Sabtu, Februari 10, 2024

Remaja Perempuan Terlindas Truk di Jalan Galunggung

MALANG KOTA – Nahas menimpa remaja putri inisial TC di Jalan Galunggung, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, kemarin (16/6). Remaja perempuan berusia 18 tahun itu meninggal dunia akibat motor yang dia kendarai terlibat kecelakaan. Saksi mata mengatakan, korban gagal mendahului sebuah truk, bertabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, kemudian tubuhnya terlindas roda truk.

Kasubnit I Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota Ipda Isrofi menjelaskan, kecelakaan itu terjadi pukul 06.00. Lokasinya di Jalan Galunggung, tepatnya di depan kios digital printing. Pagi itu korban berkendara dari rumahnya di Jalan Gempol Marga Bhakti, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, menuju tempat kerjanya di kawasan Sumbersari.

”Korban melintasi Jalan Galunggung dari arah selatan menggunakan Honda Beat bernopol N 4979 ABY,” terang Isrofi. Mendekati lokasi kejadian, laju kendaraan korban terhalang sebuah truk yang berjalan lambat. Dia pun berusaha mendahului dengan menambah kecepatan motor.

Belum tuntas mendahului truk Hino N 9542 CL yang dikemudikan Muhammad Ichwan, warga Kecamatan Singosari, dari arah berlawanan melaju pengendara motor lain. Pengendara bernama Sugiono itu  menggunakan Honda Beat N 4725 AAE. Tabrakan pun tak bisa dihindari. ”Dugaan kami, posisi kendaraan korban terlalu ke kanan saat mendahului truk,” imbuh Isrofi.

Baca Juga:  Exit Tol Ditutup 30 Menit, Macet di Tiga Titik

Setelah bertabrakan, tubuh korban terlempar ke kolong truk. Kepalanya pun terlindas ban belakang bagian kanan truk. Dia meninggal di lokasi kejadian.  Selain korban, Sugiono juga mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapat perawatan.

Jenazah TC ditutup kain sebelum dievakuasi oleh tim medis di Jalan Galunggung kemarin. (Warga for Radar Malang)

Keterangan serupa diungkapkan warga sekitar bernama Hermanto. Sekitar pukul 06.00, dia yang sedang berada di dalam warung mendengar suara benturan keras dari jalan. Hermanto langsung berlari untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

Melihat ada korban kecelakaan yang sudah tak bernyawa, Hermanto langsung meminjam kain untuk menutupi jenazah korban. ”Saat saya lihat korban dalam kondisi tengkurap. Kepalanya penuh darah,” sebut pria yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir itu.

Baca Juga:  Pipa Kena Longsoran, Suplai Air Mampet Seharian

Selain korban remaja perempuan, Hermanto melihat pengendara Honda Beat (Sugiono) yang mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya. ”Pria itu membawa beberapa  tabung gas LPG. Dia tampak gemetar,” ujarnya.

Hermanto menambahkan, beberapa saat setelah kecelakaan, sopir terlihat diamankan sejumlah warga. Dia menduga langkah itu dilakukan agar tidak terjadi salah paham dan aksi main hakim sendiri. ”Kecelakaan seperti ini sering terjadi. Sebelumnya yang jadi korban dua warga sini dan satu orang luar,” sambung dia.

Pemilik toko di Jalan Galunggung Nomor 23A menambahkan bahwa truk juga sempat menabrak tiang listrik. Tiang itu berada di dekat rumahnya dan Toko Indo Bangun Furniture. ”Mungkin berusaha menghindar atau apa. Saya tidak tahu pasti karena sedang berada di dalam toko. Tapi kalau tidak ada tiang, mungkin toko milik saya bisa kena tabrak truk,” ucap dia. (mel/fat)

MALANG KOTA – Nahas menimpa remaja putri inisial TC di Jalan Galunggung, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, kemarin (16/6). Remaja perempuan berusia 18 tahun itu meninggal dunia akibat motor yang dia kendarai terlibat kecelakaan. Saksi mata mengatakan, korban gagal mendahului sebuah truk, bertabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, kemudian tubuhnya terlindas roda truk.

Kasubnit I Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota Ipda Isrofi menjelaskan, kecelakaan itu terjadi pukul 06.00. Lokasinya di Jalan Galunggung, tepatnya di depan kios digital printing. Pagi itu korban berkendara dari rumahnya di Jalan Gempol Marga Bhakti, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, menuju tempat kerjanya di kawasan Sumbersari.

”Korban melintasi Jalan Galunggung dari arah selatan menggunakan Honda Beat bernopol N 4979 ABY,” terang Isrofi. Mendekati lokasi kejadian, laju kendaraan korban terhalang sebuah truk yang berjalan lambat. Dia pun berusaha mendahului dengan menambah kecepatan motor.

Belum tuntas mendahului truk Hino N 9542 CL yang dikemudikan Muhammad Ichwan, warga Kecamatan Singosari, dari arah berlawanan melaju pengendara motor lain. Pengendara bernama Sugiono itu  menggunakan Honda Beat N 4725 AAE. Tabrakan pun tak bisa dihindari. ”Dugaan kami, posisi kendaraan korban terlalu ke kanan saat mendahului truk,” imbuh Isrofi.

Baca Juga:  Mahasiswi Asing asal Spanyol Selamat dari Ombak Laut Malang Selatan, Ini Metodenya Bertahan Hidup

Setelah bertabrakan, tubuh korban terlempar ke kolong truk. Kepalanya pun terlindas ban belakang bagian kanan truk. Dia meninggal di lokasi kejadian.  Selain korban, Sugiono juga mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapat perawatan.

Jenazah TC ditutup kain sebelum dievakuasi oleh tim medis di Jalan Galunggung kemarin. (Warga for Radar Malang)

Keterangan serupa diungkapkan warga sekitar bernama Hermanto. Sekitar pukul 06.00, dia yang sedang berada di dalam warung mendengar suara benturan keras dari jalan. Hermanto langsung berlari untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

Melihat ada korban kecelakaan yang sudah tak bernyawa, Hermanto langsung meminjam kain untuk menutupi jenazah korban. ”Saat saya lihat korban dalam kondisi tengkurap. Kepalanya penuh darah,” sebut pria yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir itu.

Baca Juga:  Duh, Jelang Piala Asia Women, 2 Delegasi Arema FC Women di Timnas Sakit

Selain korban remaja perempuan, Hermanto melihat pengendara Honda Beat (Sugiono) yang mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya. ”Pria itu membawa beberapa  tabung gas LPG. Dia tampak gemetar,” ujarnya.

Hermanto menambahkan, beberapa saat setelah kecelakaan, sopir terlihat diamankan sejumlah warga. Dia menduga langkah itu dilakukan agar tidak terjadi salah paham dan aksi main hakim sendiri. ”Kecelakaan seperti ini sering terjadi. Sebelumnya yang jadi korban dua warga sini dan satu orang luar,” sambung dia.

Pemilik toko di Jalan Galunggung Nomor 23A menambahkan bahwa truk juga sempat menabrak tiang listrik. Tiang itu berada di dekat rumahnya dan Toko Indo Bangun Furniture. ”Mungkin berusaha menghindar atau apa. Saya tidak tahu pasti karena sedang berada di dalam toko. Tapi kalau tidak ada tiang, mungkin toko milik saya bisa kena tabrak truk,” ucap dia. (mel/fat)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/