Peringati Nuzulul Quran, UIN Malang Gelar Pengajian Bersama Syaikh Mustafa

KOTA MALANG – UIN menggelar pengajian Mahlis Al-Zikir wa al-Ta’lim dalan menyambut malam nuzulul quran atau malam turunnya Alquran, Rabu (22/05).

Dalam pengajian yang digelar di lt. 1 gedung Ir. Soekarno UIN Malang tersebut, UIN Malang mengundang Syaikh Dr. Mustafa Mas’ud al-Haqqani sebagai penceramah.

Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, M.Pd, mengatakan dalam sambutannya bahwa kedalaman spirtualitas adalah hal yang terpenting untuk civitas UIN Malang.

“Begini dari 4 Pilar yang dimiliki UIN, kedalaman spiritualitas adalah yang terpenting,” ujar mantan ketua LP Maarif Jatim ini.

Oleh karena itu, Haris bertanya kepada Syaikh Mustafa tentang pentingnya kedalaman spritualitas tersebut dalam kehidupan.



Syaikh Mustafa menjawab pertanyaan mantan wakil rektor II UIN Surabaya itu di sela-sela ceramahnya yang berkisah tentang membumikan nilai-nilai dalam Alquran.

Kata Syaikh Mustafa, para ilmuan hebat islam kuno dulu seperti Ibnu Rusyd atau Ibnu Sina dulu tak mengenyam dunia perkuliahan seperti saat ini. Namun, para intelektual hebat itu awalnya disentuh hatinya dalam mendalami ilmu pengetahuan.

“Jadi ini untuk menjawab pertanyaan pak rektor yang tadi. Averoes (Ibn Rusyd), Avicenna atau Ibn Sina, mereka itu ilmuan semua awalnya disentuh di spiritualitasnya,” ujar Ulama sufi Ahlusunnah wal Jamaah tersebut.

Alhasil, lanjut Syaikh Mutafa, karya ilmiah para cendikiawan muslim tersebut menjadi karya masterpiece di berbagai bidang terlepas dari tidaknya mereka mendapat gelar sarjana.

Pengajian yang bertemakan “Membumikan Alquran dalam Membentuk Perilaku Generasi Milenial” dihadiri oleh para dosen dan juga beberapa mahasiswa UIN Malang. Puncak acara sendiri diakhiri dengan sholat magribh berjamaah dan buka bersama.

Pewarta : Bob Bimantara Leander
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Bob Bimantara Leander