Peringati Hari Ibu, Perempuan Hebat Curhat di Radar Malang

MALANG KOTA – Para perempuan hebat yang tergabung dalam FKIJK (Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan) Malang memiliki cara tersendiri untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh kemarin (22/12). Jika umumnya Hari Ibu diperingati dengan menggelar seremoni, kemarin ibu-ibu yang juga pimpinan perusahaan itu berbagi pengalaman atau curhat (sharing) di kantor Jawa Pos Radar Malang.

Mereka adalah CEO (Chief Executive Officer) BNI Malang Yessy Kurnia, Manager Area Mandiri Malang Theresia Pratiwi Hastari, Kepala Kantor Wilayah Jiwasraya Eli Wijanti, Deputi Bisnis Pegadaian Malang Elvi Rofiqotul Hidayah, Kepala Cabang Asuransi ASEI Cabang Malang Mariana Dewi, dan Kabag Pengawasan Industri Keuangan Non Bank, Pasar Modal dan EPK (Edukasi dan Perlindungan Konsumen) Otoritas Jasa Keuangan Malang Titik Bariati.

Dalam kunjungan tersebut, para srikandi itu ditemui Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad, General Manager Don Virgo, dan jajaran manajemen. Saat datang, para srikandi tersebut kompak mengenakan baju atasan warna putih. ”Kedatangan kami ini spesial untuk memperingati Hari Ibu,” kata Yessy Kurnia, CEO BNI Malang, membuka perbincangan kemarin.

Yessy memaparkan, ada sejumlah pimpinan perempuan di IJK yang ada di Malang. ”Bersyukur kemudian OJK Malang melahirkan FKIJK. Jadi, kami bisa bertemu dan berkumpul dengan sejumlah pimpinan IJK. Termasuk pimpinan IJK yang perempuan,” papar Yessy. ”Kami ini di kantor kadang butuh sharing, tapi banyak staf kami yang masih ’kikuk’ dengan bosnya. Akhirnya dengan forum ini (FKIJK), kami bisa sharing,” sambungnya.



Manager Area Mandiri Malang Theresia Pratiwi Hastari menambahkan, sebagai pimpinan IJK, pengorbanannya banyak. Misalnya ada penempatan di lokasi baru yang jauh dari keluarga. ”Tidak sedikit dari kami yang harus berpisah (berjauhan) dengan keluarga demi sebuah pengabdian,” kata Tari–sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Asuransi ASEI Cabang Malang Mariana Dewi menyatakan, dia dan pimpinan IJK di Malang memiliki banyak persamaan. ”Kami sama-sama jauh dari keluarga dan sama-sama mendapatkan target (dari corporate). Nah, dengan adanya FKIJK ini ada forum untuk berbagi. Kami sering bertemu setelah jam kerja. Saling ngobrol dan sharing,” ucap dia.

Kehadiran perempuan di IJK yang ada di Malang Raya diakui Kabag Pengawasan Industri Keuangan Non Bank, Pasar Modal dan EPK Otoritas Jasa Keuangan Malang Titik Bariati memberikan sentuhan tersendiri. Dia mencontohkan, adanya pemilihan Duta Inklusi Keuangan belum lama ini juga merupakan usulan dari anggota perempuan FKIJK. ”Dari tangan perempuan muncul banyak ide kreatif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad menyebutkan, Radar Malang sangat mengapresiasi inisiatif para pimpinan FKIJK merayakan Hari Ibu di kantor Radar Malang, Jalan Kawi 11-B. ”Kami memohon masukan dari ibu-ibu untuk perbaikan dan pengembangan Radar Malang selanjutnya,” kata Kum–sapaan akrabnya.

Pria yang lama berkarir di Jawa Pos itu menyebutkan, selama ini konten media di jaringan Jawa Pos Group, termasuk Jawa Pos Radar Malang masih sangat identik dengan laki-laki. ”Padahal, dari penelitian yang pernah kami lakukan, decision maker untuk memutuskan berlangganan koran adalah perempuan atau ibu-ibu,” katanya. ”Oleh karena itu, kami harus memperbanyak konten tentang perempuan,” sambung dia.

Setelah banyak berbincang tentang peran perempuan di masing-masing IJK yang dipimpinnya serta update industri keuangan, keenam srikandi FKIJK ini melakukan take video tentang harapan mereka di Hari Ibu. (did/c2/dan)