Perawat Tewas Suntikan Diri Diduga Pakai Obat Penenang Bekas Pasien

JawaPos.com – Kepolisian Sektor Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi masih mendalami motif tewasnya perawat yang diduga menyuntikan diri dengan dosis yang tinggi hingga overdosis.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikarang Barat, Iptu Elman mengatakan, dari keterangan pihak rumah sakit maupun tim dokter, perawat bernama Agung Nugraha itu menyuntikan diri dengan cairan obat penenang untuk operasi.

“Kami sudah memeriksa dari pihak rumah sakit, bahwa perawat yang tewas itu menggunakan cairan obat penenang anastesi yang biasa untuk operasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/3).

Obat yang digunakan perawat untuk suntik dirinya sendiri (Istimewa)

Elman mengatakan, perawat yang tewas itu mendapatkan sejumlah obat cair itu dari sisa pasien yang baru selesai melakukan operasi. Adapun nama jenis obat cair itu Dihydrogenum Citrate dan Roccumunium Bromide. Indikasi dari obat itu dapat melemaskan otot usai disuntikan ke tubuh.

“Korban menggunakan sisa obat habis pakai pasien. Sementara ini dugaannya korban sering menyuntika cairan obat sisa pasien itu ke tubuhnya sendiri,” kata Elman.

Dari hasil pemeriksaan kepada tubuh korban, dugaan kuat korban sering menyuntikkan cairan obat itu ke tubuhnya sendiri. Hal itu diketahui karena terdapat banyak bekas suntik ke bagian tubuh. Seperti di tangan kiri dan kanan korban. Kemungkinan kuat korban menggunakan dua jarum suntik.

“Ya, banyak sekali luka bekas suntikan. Akan tetapi kami sulit memastikan secara medis. Karena dari pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi,” kata dia.

Editor           : Bintang Pradewo

Reporter      : Wildan Ibnu Walid