Perampok Satroni Rumah di Pakisaji, Sekap Anak dan Tembak Pembantu

Anak yang menjadi korban perampokan di Pakisaji

MALANG – Siang bolong, Senin, (8/4) sebuah rumah di Perumahan Karang Duren Permai Pakisaji, Kabupaten Malang disatroni beberapa orang yang diduga sebagai sekumpulan perampok. Ini pelajaran berharga bagi warga Malang, untuk jangan mudah membuka rumah untuk orang asing.

Pembantu rumah tangga korban perampokan Pakisaji[/caption

Pasalnya beberapa orang yang menurut keterangan menggunakan mobil jenis minibus tersebut mengaku sebagai saudara jauh dan memaksa masuk kerumah di rumah nomor 34 tersebut.

Sekitar pukul 13.00 tersebut, rumah bertingkat dua tersebut hanya diisi pembantu dan seorang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Sekumpulan orang itu pun memaksa masuk ke rumah milik Sarjono tersebut. “Lagi nggak ada dirumah ibu sama bapak, kejadian itu pukul 14.00, saya juga masih kuliah, kata orang-orang platnya itu N 1831, belakangnya itu belum tahu,” sebut Ahmad Fahrian, anak laki-laki dari pemilik rumah tersebut yang juga mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Malang.

Saat itu, Rifki, anak Sarjono yang merupakan korban sedang libur sekolah dan berada di rumah seharian. Perampok pun berusaha masuk dengan memukul pembantu menggunakan benda tajam. Dari penuturan Titin, warga sekitar yang menyaksikan kejadian saat beberapa orang masuk terdengar suara teriakan pembantu dari dalam rumah.

Dari penuturan warga lagi, korban anak kecil dan pembantu sempat diikat dan mulut korban pun ditutup memakai lakban serta kepala korban ditutup kresek.

“Tangannya juga diikat, tapi kok tidak ada yang hilang sepertinya,” papar Ahmad Fahrian, anak pemilik rumah . Menambahkan, perampok tidak mengambil barang berharga apapun di rumah itu. “Padahal ada TV, juga ada Laptop tapi nggak dibawa,” tanyanya.

Dari penuturan warga lagi, pembantu tua di rumah tersebut sempat ditembak menggunakan pistol jenis airsoft gun. “Saya dengan Mak itu nangis, abis itu pembantunya langsung dibawa ke Puskesmas Pakisaji, dan dirujuk ke RS Wava sampai RSSA, untuk ambil peluru yang ada di lengannya itu,” tutur Titin, tetangga korban.

Polisi dari Polsek Pakisaji pun sudah hadir di lokasi usai kejadian. Hingga kini, Reskrim Polsek Pakisaji sedang menyelidiki plat nomor mobil yang digunakan pelaku serta apa motif dari pelaku karena sepertinya pelaku tidak mengambil apapun dari rumah korban.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto: Elfran Vido