Per Hari Kirim 10 Balot, Pulang Bawa Smartphone

Panitia mengundi ribuan lembar balot polling bertajuk ”Siapa Layak Pimpin Kota Malang” di kantor redaksi Jawa Pos Radar Malang kemarin (19/11).

MALANG KOTA – Ada satu lagi pembaca Jawa Pos Radar Malang yang beruntung dalam polling balot bertajuk ”Siapa Layak Pimpin Kota Malang” kemarin (19/11). Jika sebelumnya hadiah satu smartphone dimenangkan Roro Soebimastuti, warga Jalan Terusan Kenikir. Kini giliran Susilowati, warga Jalan Welirang, Gang Pande 88, Kepanjen, Kabupaten Malang, yang memperolehnya.

Susilowati berhak membawa pulang smartphone setelah balot yang dikirimkan terpilih di antara 9.890 balot yang diundi. ”Alhamdulillah, senang sekali saya bisa menang undian,” ujar Susilowati usai mengetahui balotnya terpilih menjadi pemenang kemarin.

Susilowati menyatakan, setiap hari dia mengirimkan sedikitnya 10 lembar balot. Dia mengumpulkan dari guntingan koran milik sanak kerabatnya. Susilowati memaparkan, banyak kerabatnya yang langganan koran Jawa Pos Radar Malang. Koran-koran itu dia kumpulkan, lalu digunting pada kolom bagian balotnya.

”Setiap hari saya rutin mengirimkan balot lho,” katanya.

Penanggung jawab polling ”Siapa Layak Pimpin Kota Malang” Suharto menyatakan, hingga kini terkumpul 9.890 balot sejak polling ini mulai diselenggarakan pada 21 September lalu. Pembaca yang namanya tercantum dalam polling pemenang undian bisa mengambil hadiahnya di kantor Jawa Pos Radar Malang, Jalan Kawi 11-B. Pengambilan dilayani saat jam kerja.

”Syarat pengambilannya yaitu dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) yang asli,” ujar Suharto kemarin.

Suharto pun berbagi tip kepada pembaca yang ingin memenangkan undian. Agar peluangnya lebih besar, dia menyarankan kepada para pembaca untuk memperbanyak kiriman balotnya.

”Semakin banyak balot yang dikirim, makin besar peluang pembaca untuk menang,” kata pria yang bertugas di bagian pemasaran koran tersebut.

Sementara itu, hingga kini persentase tertinggi pilihan pembaca pada polling itu diraih Moch. Anton dengan raihan 23 persen, peringkat kedua Gunadi Handoko (21 persen), Sutiaji (12 persen), kemudian disusul Gandung Rafiul (10 persen), Eddy Wahyono (8 persen), dan Ya’qud Ananda Gudban (8 persen).

Pewarta: Suharto
Penyunting: Mahmudan
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Suharto