Penutupan PKKMB, Mahasiswa dan Dosen ITN Malang Doa Bersama untuk BJ Habibie

MALANG KOTA – Tak ada selebrasi yang ‘wah’ pada acara Penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, hari ini. Penutupan justru diisi dengan doa bersama.

“Hari ini kita sedang berduka, pelopor keteknikan di Indonesia, BJ Habibie tiada. Kita ditinggal oleh pemimpin kita. Seorang yang berjasa bagi dunia teknik di Indonesia dan dunia,” kata Rektor ITN Malang, Dr Ir Kustamar MT.

Usai memanjatkan doa, para maba diinstruksikan untuk melepas tanda pengenalnya masing-masing. Lalu, balon-balon warna merah dan putih dilepaskan. Sebagai simbol penghormatan kepada BJ Habibie.

“Kita kehilangan, tapi jangan cengeng ya. Karena beliau (BJ Habibie) pasti nanti di alam sana akan tersenyum mana kala kalian mampu melanjutkan cita-citanya,” tambah Kustamar.



Dengan upacara penutupan ini, tuntas sudah kewajiban mahasiswa baru menjalani rangkaian PMKMB selama 4 hari. Harapannya, dengan kegiatan ini mahasiswa menjadi anak muda yang disiplin, rajin, dan punya attitude yang baik.

“Saya tidak ingin mahasiswa saya gagal menempuh studi. Ayo buktikan kepada orang tua, kepada bangsa bahwa kalian bisa berkarya. Demikian mohin maaf jika selama kegiatan ada hal yang tidak berkenan dari panitia maupun dosen,” tutupnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Editor : Indra M