Penumpang Pesawat Diprediksi Turun 15–20 Persen

MALANG KOTA – Menjelang akhir tahun, sejumlah layanan transportasi akan diserbu masyarakat untuk menikmati libur panjang, atau hanya sekadar pulang ke kampung halaman. Namun, hal berbeda diperlihatkan oleh Bandara Abdulrachman Saleh. Diprediksi akan ada penurunan penumpang sekitar 15 hingga 20 persen dibanding tahun lalu.

Kepala Seksi (Kasi) Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat UPT Pelayanan Jasa Kebandarudaraan Bandara Abdulrachman Saleh Andhika N Sudigda menjelaskan, untuk angkutan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), telah ditetapkan, yakni mulai 20 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. ”Jumlah penumpang kita prediksi akan ada penurunan sebesar 15–20 persen dari tahun lalu,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa Nataru saat ini jumlah izin penerbangan hanya 12 kali. Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan Nataru 2018 lalu. ”Dulu ada 14 izin penerbangan, sekarang hanya 12. Itu pun praktiknya yang beroperasi cuma 10,” terangnya.

Salah satu pemicu penurunan ini adalah lemahnya ekonomi nasional. ”Awalnya kita mengira ini adalah dampak adanya tol, namun setelah kita lihat bandara yang lain, seperi Juanda, juga mengalami hal yang sama,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa tol memang memiliki pengaruh, namun tidak terlalu signifikan.”Sampai dengan saat ini, belum ada maskapai yang mengajukan extra flight,” tutupnya.

Pewarta : Wsayi’un
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Mardi Sampurno