Penuhi Panggilan Polisi, Ustad Sambo: Jangan Sampai Diciduk Diborgol

Penuhi Panggilan Polisi, Ustad Sambo: Jangan Sampai Diciduk Diborgol

JawaPos.com – Ansufri Idrus Sambo atau dikenal Ustad Sambo memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (27/5) pagi. Karena pada panggilan pertama dia sempat tidak hadir untuk menjadi saksi kasus makar tersangka Eggi Sudjana.

Dia menyampaikan alasannya datang ke Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hal ini lantaran dia tidak mau sampai ada ustad yang diamankan pihak kepolisian dengan cara diborgol. Sehingga, dengan kesediaan dia bersama tim kuasa hukumnya hadir memenuhi panggilan penyidik.

“Makanya atas saran lawyer-lawyer ini, saya harus hadapi. Ya sudah saya datang. Jangan sampailah ustad diciduk diborgol. Gitu, ya tidak lah. Kita gantlement saja kalau memang ini ya kita hadapi,” kata Ustad Mambo, Senin (27/5).

Ustad Sambo mengaku masih mempelajari panggilannya yang pertama. Selain itu, ia juga masih berkonsultasi dengan kuasa hukum terkait agenda pemeriksaan tersebut.



“Saya pikir panggilan pertama itu ya pertama ya saya masih istilahnya baru mempelajari dulu kan saya belum ketemu lawyer. Saya ketemu lawyer kan setelah tiga hari setelah itu. Baru saya datang,” tuturnya.

Seusai berkonsultasi, Ustad Sambo mantap untuk hadir dalam pemeriksaan hari ini. Saat ini ia kembali ke ruang penyidik untuk kembali diperiksa seusai menjalani ibadah salat Zuhur.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengagendakan memeriksa Ustaz Ansufri Idrus Sambo, Rabu (22/5). Hanya saja, ia urung memenuhi panggilan tersebut. Diketahui, Polda Metro Jaya telah menahan Eggi Sudjana usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus makar.

Penahanan dilakukan hingga 20 hari ke depan. Penahanan terhadap Eggi merujuk pada Surat Perintah Penahanan Nomor: SP.HAN/587/V/2019/Ditreskrimum, tertanggal 14 Mei 2019.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan