Penuh Rivalitas SMA Dempo vs SMA Kosayu

MALANG KOTA Ibarat final dini. Ya, itulah yang bakal tersaji hari ini (15/8) di GOR Bimasakti, Sukun, Kota Malang, dalam babak delapan besar Honda Developmental Basketball League (DBL) East Java Series 2017–South Region Malang. Dua sekolah dengan tradisi basket jempolan, yakni tim putri SMA Santo Albertus (SMA Dempo) Malang bakal bersaing dengan SMA Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang.

Dua sekolah favorit ini pun sama-sama optimistis bisa menyudahi laga dengan kemenangan. Karena hanya dengan kemenanganlah, sekolah ini bisa lolos empat besar. Manajer tim basket SMA Dempo Yovi Ardivitiyanto menyatakan, kalau pemainnya sudah siap melakoni laga saat ini. ”Tidak ada pemain yang cedera dari pertandingan lalu. Hari ini (kemarin) kami lihat semua pemain sudah siap, tidak ada masalah,” katanya saat ditemui di sekolahnya kemarin (14/8).

Dia optimistis jika timnya bisa menang. Namun, dia sadar kalau Kosayu bukanlah lawan yang mudah. ”Kosayu punya fighting spirit yang luar biasa,” imbuh Yovi. Dengan lawan yang berat, mental pemain harus menjadi perhatian. ”Pemain pun terus kami motivasi, jangan takut dengan lawan dan jangan lihat hasil lalu,” ungkap Yovi.

Dia mengakui jika timnya selalu bersaing sejak dulu dengan SMA Kosayu. ”Kami kerap bertemu saat bertanding di turnamen yang ada di Malang, sejak dulu kami selalu bersaing dalam sportivitas di dunia basket,” imbuhnya.

Dhanny Harahap, pelatih tim basket putri SMA Dempo menyatakan, Kosayu memang mempunyai nama besar. Setiap tahun animo basket di sekolah ini selalu tinggi. ”Itu yang kami perhatikan, animo mereka besar. Ini bisa menjadi faktor X untuk bisa menang,” kata dia. Seperti animo suporter yang datang langsung. Tentu, SMA Dempo tidak ingin kalah dan siap menurunkan ratusan hingga ribuan suporternya. ”Faktor X ini memengaruhi soul anak-anak, di usia mereka ini masih naik turun. Jadi, dukungan ini sangat penting,” ungkap dia.



Jika secara teknis, dia melanjutkan, kemampuan kedua tim hampir sama. ”Kalau tidak salah kami pernah bertemu di UM Cup, kami menang,” terang mantan pemain Bimasakti Nikko Steel tersebut. Meski demikian, Dhanny meminta hasil tersebut tidak menjadi patokan.

Meskipun dalam laga ini, SMA Dempo diperkuat pemain Timnas Junior, yakni Adelaide Callista. ”Sebab, saat ini banyak yang harus kami benahi, mulai dari teamwork dan finishing touch. Beberapa pemain, waktu lalu juga terlihat masih blank, ini karena nervous. Ini yang kami benahi, jangan sampai terjadi pada pertandingan nanti,” tandasnya.

Pelatih tim basket putri SMA Kosayu Prasetya Citra Sukoco menyatakan, kemarin tim sudah mulai conditioning. ”Kami sudah siap, pemain kami beri motivasi supaya fokus lawan mereka (SMA Dempo) dan bisa maksimal mengeluarkan potensi mereka,” katanya.

Untuk pemain yang cedera, yakni Jenice Song, saat ini dia sudah siap. Sedangkan jika melihat pemain lawan, Cit–sapaan akrab Prasetya Citra Sukoco– menganggap kalau kemampuan lawan tidak jauh berbeda. ”Dempo secara keseluruhan hanya mengandalkan beberapa pemain, tapi secara tim kami unggul,” terang dia.

Bagi dia, pertandingan ini adalah final. ”Karena kalau kalah sudah tidak ada pertandingan lagi, ini seperti final, pilihannya saat ini hanya menang jika ingin lolos,” ujar dia. Secara statistik, imbuh Cit, kualitas pemainnya juga mengalami peningkatan.

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Aris Dwi