Pentingnya Dongeng Guna Menstimulasi Karakter Anak Sejak Kecil

JawaPos.com – Tradisi dibacakan dongeng atau cerita yang dilakukan orang tua kepada buah hatinya harus tetap dipertahankan. Sebab mendongeng sangat bermanfaat bagi pembentukan daya pikir, moral, karakter, dan mental anak. Dengan mendengar dongeng, anak akan berimajinasi dan mengembangkan pikirannya menjadi lebih kreatif.

Psikolog Klinis Ratih Ibrahim menerangkan, mendongeng adalah sebuah proses stimulasi yang menyenangkan bagi anak. Karena  bermanfaat untuk mengembangkan daya imajinasi, kemampuan bahasa, dan ekspresi emosi secara lebih baik. Membacakan dongeng juga dapat membantu mempererat hubungan orang tua dengan anak.

“Sambil menanamkan nilai-nilai moral yang positif bagi pembentukan karakter anak unggul Indonesia ke depannya,” ujar Ratih Ratih dalam keterangan tertulis, Selasa (23/7).

Melihat manfaat tersebut, ada baiknya orang tua mulai membiasakan diri mendongeng pada anak. Sebenarnya tak ada salahnya mendongengkan kisah apapun selama memiliki nilai atau pesan moral di dalamnya.



Seperti ‘Dongeng Aku Dan Kau’, dengan 15 dongeng asli Indonesia yang dikemas dalam bentuk menarik dan interaktif sesuai usia pertumbuhan anak. Misalnya dongeng Burung Cendrawasih untuk usia 1 tahun ke atas, dongeng Raja Parakeet untuk usia 3 tahun ke atas, serta dongeng Timun Mas untuk usia 5 tahun ke atas.

Sedangkan, peneliti dan pakar sastra anak Indonesia, Murti Bunanta mengungkapkan, adanya dongeng nusantara bukan hanya sekadar kisah fiksi yang menghibur sang anak. Tapi juga menyangkut masalah kehidupan umat manusia yang relevan sampai sekarang.

“Cerita rakyat Nusantara tidak digantikan oleh kehadiran film dan cerita terjemahan yang tidak berkualitas karena cerita Nusantara mengandung nilai-nilai budaya dan moral, jauh dari isu ras dan agama, serta bersifat universal,” kata Murti.

Sekadar informasi, ‘Dongeng Aku Dan Kau’ merupakan inisiasi DANCOW Advanced Excelnutri+ yang didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyambut Hari Anak Nasional.  Inisiatif ini untuk menyiapkan buah hati menjaid anak unggul serta bentuk kontribusinya dalam melestarikan kekayaan budaya dan nilai-nilai asli masyarakat Indonesia.

“Agar tumbuh kembang Si Buah Hati optimal dan kelak menjadi anak unggul Indonesia, kami percaya peran orang tua begitu penting untuk berperan aktif dan berinisiatif dalam melakukan berbagai aktivitas yang kreatif dan imajinatif bersama buah hati,” kata Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hendra Jamal.

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani