MALANG KOTA – Aksi kartunis Malang ini patut diapresiasi. Berawal dari hobi, karyanya tak kalah dengan seniman terkenal. Ia adalah M. Edo Fachrudin, yang menggaambar karikatur on the spot dalam Pameran Kartun Anti Korupsi di Balai Kota Malang, Rabu, (3/10).

“Saya live bikin karikatur kartun beberapa tokoh. On the spot diminta langsung dari panitia, langsung untuk menggambar beberapa tokoh di depan saya,” ujar Edo etika ditemui tim radaemalang.id usai menyelesaikan gambarnya.

Beberapa tokoh yang di gambar olehnya Zulkarnain, salah satu Dosen Hukum di Universitas Gajayana Malang, Endah Iin, seorang politisi dari partai Nasdem asli Kota Malang, dan masih ada beberapa lainnya.

Pria yang sehari – hari menjual es cincau hijau ini mengaku, jika kedatangannya awalnya ingin saling sharing dengan seniman kartunis yang ada di Kota Malang.

“Awalnya pingin sharing, berbagi ilmu dengan kartunis di Malang dan reuni dengan senior di sini. Nayatanya malah reuniannya sama Ketua Paguyuban Kartunis Yogyakarta, Dhany Valiandra saja,” ungkapnya dengan menyunggingkan senyum.

Ketika ditanya sudah berapa lama dia menekuni seni kartunis, Edo mengatakan sudah sejak SD menyukai seni menggambar. Dia baru serius di dunia kartunis setelah lulus SMK. “Dari SD sudah suka menggambar. Tapi ya biasa, tapi seiring berjalan menjadi menekuni dan menjadikan itu sebuah hobi,” kata pria yang tergabung dalam Komunitas Surabaya Caricature Community (SCC) tersebut.

Pria asli Gadang ini ternyata juga sering melakukan aksi melukis di Car Free Day (CFD) dan Alun – Alun Kota Malang. Saat ini Ia tidak menjadikan kegemarannya menggambar ini sebagai sebuah pekerjaan yang tetap. Baginya itu dijalani mengalir.

“Saya sering live di CFD, Alun – Alun, dan juga kalau ada reunian dengan seniman kartun. Itung – itung mengisi waktu senggang. Mengalir aja, kalau jadi job ya dijalani,” ungkapnya.

Ikut dalam salah satu kegiatan Pameran Kartun Anti Korupsi, Edo berharap ke depan akan banyak seniman kartunis yang menjadikan karikatur sebagai media aspirasi.

“Karikatur bagian dari seni yang bisa dikembangkan sebagai media aspirasi. Karena di dalam sebuah gambar bisa menyampaikan pesan, baik terhadap lingkungan, sosial, maupun dunia pemerintahan,” tandasnya.

Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Arifina