Penghuni Lapas Didominasi Penyalahguna Narkoba

Penyalahgunaan narkoba hingga kini masih banyak ditemui di masyarakat. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang mencatat, sekitar 70 persen penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Malang didominasi tersangka kasus narkotika. Persentase tersebut tidak termasuk penyalahgunaan narkoba dari kalangan anak di bawah umur.

Malang Kota Penyalahgunaan narkoba hingga kini masih banyak ditemui di masyarakat. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang mencatat, sekitar 70 persen penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Malang didominasi tersangka kasus narkotika. Persentase tersebut tidak termasuk penyalahgunaan narkoba dari kalangan anak di bawah umur.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Malang Kompol Badriyah menyatakan, pihaknya kini menangani 216 kasus dengan 247 penyalahgunaan narkoba. Menurut dia, rata-rata pengguna masih berusia remaja. Dia menyebutkan, 70 persen dari 2.257 penghuni Lapas Klas 1 Lowokwaru per Mei 2017 merupakan tersangka kasus narkoba. ”Sama, 70 persen di Lapas Wanita Sukun juga karena kasus narkoba,” kata mantan Kapolsek Lowokwaru tersebut.

Mantan Kapolsek Sukun itu menyatakan, sasaran pengguna narkoba saat ini bukan hanya usia remaja. Anak-anak usia di bawah 10 tahun juga menjadi sasaran peredaran obat terlarang tersebut. ”Sudah banyak anak-anak di bawah umur harus berurusan dengan aparat karena kasus narkoba,” kata Badriyah.

Mantan Kapolsek Gondanglegi tersebut menambahkan, banyak bentuk dan jenis narkoba menyasar anak kecil. Maka dari itu, bimbingan orang tua kepada anaknya harus diketatkan untuk urusan obat haram tersebut. ”Selain itu, masyarakat tidak boleh keseringan minum obat yang tidak sesuai aturan pakai atau tanpa resep dokter. Sebab, hal itu bisa mengakibatkan ketergantungan,” kata perwira melati satu itu.

Sementara Ketua Gerakan Anti Narkoba Jawa Timur Genk Wahyudi mengajak semua lapisan masyarakat ikut memberantas narkoba. Dalam sosialisasi Gerakan Indonesia Bersih Tanpa Narkoba di Alun-Alun Merdeka kemarin (21/10), dia menyatakan, ada berton-ton narkoba yang sudah masuk ke Indonesia menjadi momok bagi masyarakat dan generasi penerus bangsa. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BNN dan kepolisian untuk terus menyosialisasikan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Pewarta : Fajrus Shiddiq
Penyunting : Kholid Amrullah
Copy Editor : Dwi Lindawati