pengamanan natal polres nganjuk Sinergi Jawa Pos

NGANJUK- Polres Nganjuk melakukan pengamanan malam Natal di sejumlah gereja, tadi malam. Salah satunya adalah Gereja Katolik Santo Paulus di Jl Diponegoro. Untuk menjaga keamanan, polisi mengerahkan puluhan anggota sabhara dan reskrim. Mereka dibantu anggota Kodim 0810.

          Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta mengatakan, pengaman itu dilakukan secara rutin hingga perayaan Natal selesai. Untuk yang berkeliling akan dibagi dua tim. Setiap waktu akan berpencar melakukan patrol keliling. 

          Selain anggota yang keliling menggunakan motor, Dewa mengungkapkan, anggotanya tetap ada yang standby di tempat ibadah. Masing-masing ada dua personel di 98 tempat. Selain dari polres, pengamanan dibantu polsek dan kodim. “Kami lakukan pengamanan agar umat nasrani yang sedang menjalani ibadah merasa nyaman,” katanya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Pengaman ketat terlihat dari sejumlah personel yang tiba di Gereja Santo Paulus. Sekitar pukul 10.30, mereka berjaga di gereja dengan pakaian lengkap anti peluru lengkap dan senjata. “Meski sejauh ini tidak ada potensi gangguan, kami tetap harus waspada,” ucap Dewa.

          Selain melakukan patrol keliling menggunakan kendaraan roda dua, polisi juga melakukan sterilisasi gereja. “Untuk sterilisasi akan dilakukan dua kali, tadi sore (kemarin, Red) dan besok pagi (hari ini, Red),” imbuhnya.

 Untuk sterilisasi gereja dilakukan minimal dua jam sebelum dilaksanakan ibadah. Terutama untuk gereja yang jemaatnya banyak.

          Dewa melanjutkan, metode pengamanan itu tidak hanya berlaku saat pelaksanaan Natal 2017 saja, tapi nanti sampai tahun baru. Khususnya di tempat keramaian yang dianggap rawan tindak kejahatan. “Pengamanan nanti termasuk di lokasi wisata,” katanya.     

(rk/rq/die/JPR)