Penerbangan Garuda dari dan Menuju Hongkong Kembali Normal

JawaPos.com – Sehubungan dengan kembali dibukanya Bandara Internasional Hongkong menyusul adanya gangguan operasional di bandara tersebut, Garuda Indonesia memastikan penerbangan dari dan menuju Hongkong pada hari ini, Selasa (13/8), tetap beroperasi dengan normal. Lebih lanjut Garuda Indonesia juga terus melakukan koordinasi intensif bersama otoritas Bandara Internasional Hongkong untuk memastikan kelancaran layanan operasional Garuda Indonesia dari dan menuju Hong Kong.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan mengatakan, pada Senin (12/8), hanya satu penerbangan yang terdampak aksi massa antiekstradisi di Hongkong. Penerbangan yang terdampak yakni penerbangan nomor GA 876.

Sesuai jadwal, penerbangan tersebut seharusnya berangkat dari Jakarta pukul 23.40 LT, dan tiba di Hongkong pukul 05.45 LT. Namun lantaran bandara ditutup, jadwal penerbangan dimundurkan menjadi Selasa (13/8) sekitar jam 03.00 LT, dengan perkiraan tiba bertepatan dengan dibukanya Bandara Internasional Hongkong pada Selasa (13/8) jam 08.00 LT.

Sementara itu, jadwal penerbangan Garuda Indonesia lainnya, tidak terdampak penutupan bandara alias beroperasi normal. Dua jadwal penerbangan Hongkong-Jakarta berjalan normal yakni GA 873 (berangkat pukul 10.00 LT) dan GA 863 (berangkat pukul 17.10 LT).

Satu penerbangan Jakarta-Hongkong juga beroperasi tanpa gangguan yakni GA 860 (berangkat 10.10 LT). Ikhsan juga menyebut, penerbangan dari dan ke Hongkong dari Denpasar tidak terkendala aksi massa.

Dua penerbangan tersebut yakni GA 857 (dari Hongkong pukul 15.45) dan GA 856 (dari Denpasar pukul 09.40). Ikhsan mengatakan, penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Hongkong telah kembali normal pada hari ini.

“Namun demikian kami tetap mengimbau para penumpang untuk secara berkala mengecek dan memastikan jadwal penerbangan sesuai dengan perkembangan situasi di Bandara Internasional Hongkong,” kata Ikhsan kepada JawaPos.com, Selasa (13/8).

Lebih lanjut Ikhsan mengatakan, maskapai pelat merah tersebut tidak mengalami kerugian material akibat penutupan bandara. Tidak ada kompensasi yang diberikan ke penumpang atas perubahan jadwal penerbangan GA 876.

“Karena kami sudah mengumumkan kepada penumpang terkait perubahan jadwal ini, yang dikarenakan force majeure,” kata Ikhsan.

Guna memastikan kelancaran penerbangan, Garuda Indonesia terus berkoordinasi secara intensif bersama pihak otoritas bandara setempat. Garuda Indonesia turut mengimbau penumpang untuk datang lebih awal di bandara serta mengoptimalkan fitur online check-in untuk mengantisipasi perkembangan situasi yang terjadi di Bandara Internasional Hongkong.

Terpisah, Ph. SVP of Corporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero) (AP II) Achmad Rifai mengatakan, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdapat tiga maskapai yang melayani penerbangan langsung Jakarta-Hongkong yakni Cathay Pacific, Garuda Indonesia, dan China Airlines. Penerbangan ke Hongkong juga dilayani melalui Bandara Internasional Kualanamu oleh Cathay Dragon.

Usai gangguan operasional di Bandara Internasional Hongkong, kemarin, AP II mengimbau agar penumpang pesawat tujuan Hongkong memastikan kepada maskapai terkait status penerbangan mereka.

“Sebelum menuju bandara, kami berharap penumpang dengan tujuan Hongkong sudah mengkonfirmasi jadwal penerbangan ke maskapai,” ujar Achmad Rifai melalui keterangan resmi, Selasa (13/8).

Bandara Internasional Hongkong sendiri dalam situs resminya menyatakan pada hari ini, Selasa (13/8), akan mulai melakukan penjadwalan ulang penerbangan yang berdampak pada pergerakan penerbangan. Penumpang diharapkan selalu memperhatikan informasi penerbangan terbaru melalui situs resmi bandara tersebut. AP II melaporkan, kemarin, penerbangan Cathay Pacific rute Jakarta-Hongkong sudah ada yang dibatalkan.