Penelitian: Makan Malam Setelah Jam 6 Sore Ganggu Kesehatan Jantung

JawaPos.com – Jam berapa biasanya Anda makan malam? Selama ini umumnya seseorang dianjurkan tidak makan malam setelah pukul 9 malam karena karena tidak baik untuk metabolisme. Ternyata, penelitian terbaru justru menganjurkan seseorang makan malam lebih awal atau early dinner sebelum pukul 7.

Seperti diketahui, seringnya makan malam dilakukan sekitar pukul 7-8 malam. Tapi seperti dilansir dari NDTV, Minggu (17/11), sebuah studi baru-baru ini menjelaskan risiko atau ancaman kesehatan jika mengosumsi makanan berkalori tinggi setelah jam 6 sore, terutama bagi perempuan.

Menurut sebuah studi baru mengungkapkan, perempuan yang mengonsumsi kalori tinggi di malam hari cenderung berisiko terkena penyakit jantung atau kardiovaskular dibandingkan mereka yang makan pada pukul 6 sore atau sebelumnya.

Untuk studi tersebut, para peneliti menggunakan langkah-langkah Simple Heart 7 dari American Heart Association untuk menilai kesehatan jantung dari 112 perempuan. Penelitian dilakukan selama 1 tahun. Berdasarkan pertemuan Life’s Simple 7, skor kesehatan jantung pun dihitung.

“Hasil awal menunjukkan bahwa kebiasaan makam malam terkait erat dengan memerhatikan waktu dan proporsi kalori. Jika kebiasaan atau perilaku sederhana diubah, maka membantu menurunkan risiko penyakit jantung,” kata pemimpin penelitian Nour Makarem dari Columbia University di AS.

Dalam catatan buku harian makanan elektronik, para peserta penelitian melaporkan berapa banyak dan kapan mereka makan malam selama satu minggu pada awal penelitian. Lalu dilanjutkan selama satu minggu selama 12 bulan kemudian.

Sesuai temuan penelitian, jika mereka makan malam setelah jam 6 sore terbukti kesehatan jantungnya menurun. Terbukti juga indeks massa tubuh mereka lebih tinggi, tekanan darah lebih tinggi dan kontrol gula darah jangka panjang yang lebih buruk. Selain itu, temuan serupa terjadi jika makan malam dikonsumsi setelah jam 8 malam.

“Jangan pernah merasa terlalu dini untuk mulai memikirkan kesehatan jantung, apakah berusia 20 atau 30 atau 40 atau beranjak usia 60-an dan 70-an. Jika ingin sehat, ubahlah perilaku makan malam Anda,” kata peneliti studi Kristin Newby, Profesor di Duke University.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani