25.7 C
Malang
Jumat, April 5, 2024

Berkat Guru Penggerak, SDN Gadang 4 Bisa Belajar lewat Alam

MALANG KOTA – Hadirnya guru penggerak di sekolah menjadikan pembelajaran semakin berwarna. Seperti yang dilakukan di SDN Gadang 4 lewat berbagai program yang di-support guru penggerak. Salah satunya lewat penerapan nilai-nilai Pramuka pada kurikulum pembelajarannya.

“Kami ingin siswa belajar langsung dari alam,” ujar Anita Supriati SPd, guru penggerak SDN Gadang 4. Menurutnya, siswa dapat belajar di luar kelas dan mengenali materi pembelajaran langsung di alam. Misalnya saat siswa kelas satu belajar tentang merawat tanaman. Siswa ke kebun sekolah. Atau saat siswa belajar tentang rumus matematika, maka siswa ke lapangan dan menggunakan tongkat Pramuka sebagai media belajar.

Dari sana, Anita ingin siswa paham tentang konsep. Bukan hanya menghafal rumus. “Kami ingin mencetak generasi penemu, bukan penghafal,” tambahnya. Hal ini juga mendapat dukungan penuh Kepala SDN Gadang 4 Suwito MPd dan para guru.

Baca Juga:  Kemenkominfo RI dan UNMER Malang Gelar Talkshow: "Papua Champion"

Selain Pramuka, SDN Gadang 4 juga memiliki sederet program lain. Mulai dari bidang agama lewat sistem setor hafalan juz 30, ada English club dan program di perpustakaan yang membimbing siswa yang berminat dalam dunia menulis serta mendongeng.

Ada juga program gotong royong bersama wali murid dengan membuat kolam ikan dan kebun. Dengan adanya kolam ikan, siswa bisa mengerti proses pemijahan ikan dan bagaimana merawatnya menjadi besar.

Lewat program berkebun, para siswa juga merawat aneka tanaman dan sayuran yang tumbuh subur hingga bisa menjualnya. Dengan begitu SDN Gadang 4 juga mengajarkan sifat wirausahawan sejak dini. “Apapun, kami ingin memfasilitasi dan mendukung siswa kami sehingga mencetak siswa yang berkarakter,” pungkas Anita. (rb5/nay)

Baca Juga:  Sopir Truk Pekalongan Tewas di Kota Batu. Usai Terjun Jurang Akibat Rem Blong

 

MALANG KOTA – Hadirnya guru penggerak di sekolah menjadikan pembelajaran semakin berwarna. Seperti yang dilakukan di SDN Gadang 4 lewat berbagai program yang di-support guru penggerak. Salah satunya lewat penerapan nilai-nilai Pramuka pada kurikulum pembelajarannya.

“Kami ingin siswa belajar langsung dari alam,” ujar Anita Supriati SPd, guru penggerak SDN Gadang 4. Menurutnya, siswa dapat belajar di luar kelas dan mengenali materi pembelajaran langsung di alam. Misalnya saat siswa kelas satu belajar tentang merawat tanaman. Siswa ke kebun sekolah. Atau saat siswa belajar tentang rumus matematika, maka siswa ke lapangan dan menggunakan tongkat Pramuka sebagai media belajar.

Dari sana, Anita ingin siswa paham tentang konsep. Bukan hanya menghafal rumus. “Kami ingin mencetak generasi penemu, bukan penghafal,” tambahnya. Hal ini juga mendapat dukungan penuh Kepala SDN Gadang 4 Suwito MPd dan para guru.

Baca Juga:  Sopir Truk Pekalongan Tewas di Kota Batu. Usai Terjun Jurang Akibat Rem Blong

Selain Pramuka, SDN Gadang 4 juga memiliki sederet program lain. Mulai dari bidang agama lewat sistem setor hafalan juz 30, ada English club dan program di perpustakaan yang membimbing siswa yang berminat dalam dunia menulis serta mendongeng.

Ada juga program gotong royong bersama wali murid dengan membuat kolam ikan dan kebun. Dengan adanya kolam ikan, siswa bisa mengerti proses pemijahan ikan dan bagaimana merawatnya menjadi besar.

Lewat program berkebun, para siswa juga merawat aneka tanaman dan sayuran yang tumbuh subur hingga bisa menjualnya. Dengan begitu SDN Gadang 4 juga mengajarkan sifat wirausahawan sejak dini. “Apapun, kami ingin memfasilitasi dan mendukung siswa kami sehingga mencetak siswa yang berkarakter,” pungkas Anita. (rb5/nay)

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Narkoba, Unisma Gerakkan UKM Cinta Tanah Air

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/