23 C
Malang
Minggu, April 7, 2024

Jangan Andalkan Pemerintah, Merawat Orang Tua Harus Dimulai dari Keluarga

MALANG – Perhatian Pemerintah terhadap lansia di Indonesia memang masih belum semaju negara-negara lain di dunia.

Karena itu, menurut Prof Komang, kita tidak dapat sepenuhnya mengandalkan pemerintah. “Untuk itu masing-masing keluarga harus ikut bertanggung jawab kepada orang tuanya,” tuturnya.

Sebagai keluarga sebaiknya tidak membatasi apapun kegiatan orang tua. Karena masing-masing lansia merasa sehat saat mampu melakukan aktivitas tertentu.

Lebih lanjut dikatakan, di Kota Malang, keberadaan Posyandu Lansia cukup aktif. Di kalangan umat Islam, masyarakat ya juga terbiasa dengan pengajian.

Aktivitas-aktivitas yang dapat mempertemukan antarlansia itulah yang dapat membuat mereka memiliki teman bercakap dan bercerita. “Di Kota Malang saya melihat Taman Merjosari sudah semakin ramah terhadap lansia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembangunan Kampus IV UIN Maliki Malang di Turen Tuntas Tahun Ini

Menurutnya, Kota Malang dan kota-kota lain di Indonesia perlu menambah fasilitas-fasilitas yang ramah terhadap lansia.

Tidak hanya itu, Prof Komang juga berpesan kepada para lansia agar bisa menjadi contoh dan memberikan petuah-petuah yang bermanfaat bagi generasi di bawahnya. “’Karena generasi muda tetap membutuhkan contoh dari mereka yang sudah senior,’’ ucapnya.

Dia pun berharap, penelitian- penelitian yang pernah dilakukannya dapat menjadi patokan dan referensi bagi pemerintah dan pihak lainnya dalam melakukan pengembangan program maupun fasilitas bagi lansia. (Jprm3/dur/nen)

Sg karo bojone iki.Prof Komang bersama istri Prof Komang bersama istri dan dua putrinya. Setelah anak-anaknya menempuh studi di luar kota, membuatnya merasakan betapa tidak enak jauh dari keluarga.

Sekilas tentang Prof Komang

Nama Lengkap : Prof Dr I Komang Astina MS
Jabatan : Guru besar bidang ilmu sosial dan human development UM
Riwayat pendidikan:
-S1 IKIP MALANG Jurusan Pendidikan Geografi (1977-1981)
-S2 UGM Jurusan Human Geografi (1985-1988)
-S3 Univ Utara Malaysia Jurusan Social And Human Development

MALANG – Perhatian Pemerintah terhadap lansia di Indonesia memang masih belum semaju negara-negara lain di dunia.

Karena itu, menurut Prof Komang, kita tidak dapat sepenuhnya mengandalkan pemerintah. “Untuk itu masing-masing keluarga harus ikut bertanggung jawab kepada orang tuanya,” tuturnya.

Sebagai keluarga sebaiknya tidak membatasi apapun kegiatan orang tua. Karena masing-masing lansia merasa sehat saat mampu melakukan aktivitas tertentu.

Lebih lanjut dikatakan, di Kota Malang, keberadaan Posyandu Lansia cukup aktif. Di kalangan umat Islam, masyarakat ya juga terbiasa dengan pengajian.

Aktivitas-aktivitas yang dapat mempertemukan antarlansia itulah yang dapat membuat mereka memiliki teman bercakap dan bercerita. “Di Kota Malang saya melihat Taman Merjosari sudah semakin ramah terhadap lansia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Soal Guru Madrasah Wajib S-1, Kemenag Kota Masih Tunggu Juknis

Menurutnya, Kota Malang dan kota-kota lain di Indonesia perlu menambah fasilitas-fasilitas yang ramah terhadap lansia.

Tidak hanya itu, Prof Komang juga berpesan kepada para lansia agar bisa menjadi contoh dan memberikan petuah-petuah yang bermanfaat bagi generasi di bawahnya. “’Karena generasi muda tetap membutuhkan contoh dari mereka yang sudah senior,’’ ucapnya.

Dia pun berharap, penelitian- penelitian yang pernah dilakukannya dapat menjadi patokan dan referensi bagi pemerintah dan pihak lainnya dalam melakukan pengembangan program maupun fasilitas bagi lansia. (Jprm3/dur/nen)

Sg karo bojone iki.Prof Komang bersama istri Prof Komang bersama istri dan dua putrinya. Setelah anak-anaknya menempuh studi di luar kota, membuatnya merasakan betapa tidak enak jauh dari keluarga.

Sekilas tentang Prof Komang

Nama Lengkap : Prof Dr I Komang Astina MS
Jabatan : Guru besar bidang ilmu sosial dan human development UM
Riwayat pendidikan:
-S1 IKIP MALANG Jurusan Pendidikan Geografi (1977-1981)
-S2 UGM Jurusan Human Geografi (1985-1988)
-S3 Univ Utara Malaysia Jurusan Social And Human Development

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/