25.4 C
Malang
Jumat, Februari 9, 2024

PTM 100 Persen, Beberapa Kampus Pilih Tunggu Tahun Ajaran Baru

MALANG KOTA – Covid-19 dinilai sudah tidak terlalu menjadi ancaman serius bagi dunia pendidikan di Kota Malang. mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, Kota Malang sebenarnya sudah bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Namun belum semua lembaga pendidikan memanfaatkan peluang tersebut

Dalam SKB itu tertuang bahwa syarat PTM 100 persen adalah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang minimal level dua. Selain itu, capaian vaksinasi dosis 2 minimal 80 persen untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta 50 persen vaksinasi dosis dua bagi lansia. Saat ini Kota Malang berada di PPKM Level 2 dengan capaian vaksinasi secara global 96,23 persen untuk dosis satu dan 87,71 persen untuk dosis 2.

Lalu, capaian vaksinasi PTK di setiap satuan pendidikan mulai dari tingkat paling rendah hingga paling tinggi ratarata mencapai 90 persen lebih untuk dosis dua. ”Bahkan saat ini persentase yang sama juga telah dicapai oleh PTK untuk vaksinasi dosis tiga, yakni di atas 90 persen,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif.

Baca Juga:  Ketum DPP IPSPI lepas Praktikan Kesos UMM

Melihat kenyataan tersebut, Kota Malang sudah sangat memungkinkan untuk menggelar PTM 100 persen. Termasuk di perguruan tinggi. Sama seperti yang sudah dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Widyagama Malang. Keduanya telah menerapkan PTM 100 persen sejak usai libur Lebaran lalu. Namun, beda kampus beda kebijakannya. Beberapa kampus masih mempertahankan perkuliahan daring.

Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Wakil Rektor I Bidang Kemahasiswaan Umi Sumbulah mengatakan akan tetap memberlakukan PTM terbatas hingga usai semester genap ini. Pasalnya, jumlah pertemuan untuk semester genap ini hanya tersisa tiga pekan lagi. ”Tiga kali pertemuan yang tersisa itu termasuk pekan untuk Ujian Akhir Semester,” ujar Umi.

Baca Juga:  Episode I 'Go to Samba 2020' Sambut Maba IKIP Budi Utomo

Perkuliahan daring akan tetap dilakukan hingga semester genap berakhir pada 10 Juni 2022. Hal itu tidak lepas dari pertimbangan kesiapan dan efisiensi. Kalau dipaksakan PTM, mahasiswa harus datang atau kembali datang ke Kota Malang hanya untuk sisa waktu yang singkat. Setelah itu kembali pulang karena libur panjang. Universitas Islam Malang (Unisma) juga tetap menerapkan sistem perkuliahan daring hingga semester genap selesai.

Hal itu mempertimbangkan akomodasi mahasiswa yang berasal dari luar Jawa. Ditambah pertemuan yang tinggal sedikit setelah libur Lebaran lalu. ”Kami memang perhitungkan kapasitas mahasiswa untuk kembali ke Malang dengan akomodasi dan kesiapan tempat tinggal mereka,” ujar Rektor Unisma Maskuri. Saat ini, Unisma masih menjalankan perkuliahan daring secara penuh. Namun beberapa pengecualian tetap diterapkan. “Misalnya layanan praktikum di laboratorium, perpustakaan, dan mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir diperbolehkan untuk melakukan tatap muka,” pungkasnya. (dre/fat)

MALANG KOTA – Covid-19 dinilai sudah tidak terlalu menjadi ancaman serius bagi dunia pendidikan di Kota Malang. mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, Kota Malang sebenarnya sudah bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Namun belum semua lembaga pendidikan memanfaatkan peluang tersebut

Dalam SKB itu tertuang bahwa syarat PTM 100 persen adalah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang minimal level dua. Selain itu, capaian vaksinasi dosis 2 minimal 80 persen untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta 50 persen vaksinasi dosis dua bagi lansia. Saat ini Kota Malang berada di PPKM Level 2 dengan capaian vaksinasi secara global 96,23 persen untuk dosis satu dan 87,71 persen untuk dosis 2.

Lalu, capaian vaksinasi PTK di setiap satuan pendidikan mulai dari tingkat paling rendah hingga paling tinggi ratarata mencapai 90 persen lebih untuk dosis dua. ”Bahkan saat ini persentase yang sama juga telah dicapai oleh PTK untuk vaksinasi dosis tiga, yakni di atas 90 persen,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif.

Baca Juga:  BPBD Catat 17 Titik Masih Langganan Banjir

Melihat kenyataan tersebut, Kota Malang sudah sangat memungkinkan untuk menggelar PTM 100 persen. Termasuk di perguruan tinggi. Sama seperti yang sudah dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Widyagama Malang. Keduanya telah menerapkan PTM 100 persen sejak usai libur Lebaran lalu. Namun, beda kampus beda kebijakannya. Beberapa kampus masih mempertahankan perkuliahan daring.

Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Wakil Rektor I Bidang Kemahasiswaan Umi Sumbulah mengatakan akan tetap memberlakukan PTM terbatas hingga usai semester genap ini. Pasalnya, jumlah pertemuan untuk semester genap ini hanya tersisa tiga pekan lagi. ”Tiga kali pertemuan yang tersisa itu termasuk pekan untuk Ujian Akhir Semester,” ujar Umi.

Baca Juga:  Geber MMD, UB Siap Terjunkan 14.019 Mahasiswa ke 1.000 Desa

Perkuliahan daring akan tetap dilakukan hingga semester genap berakhir pada 10 Juni 2022. Hal itu tidak lepas dari pertimbangan kesiapan dan efisiensi. Kalau dipaksakan PTM, mahasiswa harus datang atau kembali datang ke Kota Malang hanya untuk sisa waktu yang singkat. Setelah itu kembali pulang karena libur panjang. Universitas Islam Malang (Unisma) juga tetap menerapkan sistem perkuliahan daring hingga semester genap selesai.

Hal itu mempertimbangkan akomodasi mahasiswa yang berasal dari luar Jawa. Ditambah pertemuan yang tinggal sedikit setelah libur Lebaran lalu. ”Kami memang perhitungkan kapasitas mahasiswa untuk kembali ke Malang dengan akomodasi dan kesiapan tempat tinggal mereka,” ujar Rektor Unisma Maskuri. Saat ini, Unisma masih menjalankan perkuliahan daring secara penuh. Namun beberapa pengecualian tetap diterapkan. “Misalnya layanan praktikum di laboratorium, perpustakaan, dan mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir diperbolehkan untuk melakukan tatap muka,” pungkasnya. (dre/fat)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/