25.9 C
Malang
Rabu, Februari 28, 2024

Ma Chung Disambangi Dirut BPJS, Ajak Mahasiswa Sukseskan JKN

MALANG KOTA – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof dr Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD melakukan kunjungan ke Universitas Ma Chung. Ali Gufron mengajak mahasiswa mensukseskan program JKN, kemarin (14/6).

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan perkembangan terkini program JKN dan perbandingannya dengan beberapa negara. Program JKN tidak hanya dimiliki oleh masyarakat yang tidak mampu tetapi semua kalangan wajib memiliki BPJS Kesehatan.

“Dengan membayar iuran dengan berbagai macam pilihan jumlah pembayaran mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 masyarakat bisa menemui dokter spesialis. Apabila dibandingkan dengan luar negeri pasien harus menunggu dokter spesialis hingga beberapa bulan untuk ditangani oleh mereka,” katanya.

Ali Ghufron juga menyampaikan bahwa nilai Pancasila telah menjadi prinsip penyelenggaraan Program JKN. Nilai gotong-royong sebagai rangkaian ibadah dilakukan oleh bangsa Indonesia dengan semangat persatuan. Ia menegaskan bahwa gotong-royong yang menjadi prinsip Program JKN merupakan sebuah kearifan yang perlu dipertahankan implementasinya.

Baca Juga:  Pelaku Usaha Korban Kebakaran Malang Plaza Berharap Ada Relokasi Sementara

Pada kesempatan yang sama Rektor Universitas Ma Chung, Prof Murpin menjelaskan bahwa Ali Gufron merupakan teman baiknya dari dulu. Murpin pernah menjabat menjadi ahli senior BPJS Ketenagakerjaan. Ketika mengetahui Ali Gufron menjadi Dirut BPJS, Murpin sangat yakin bahwa BPJS bisa sukses bersama Ali.

“Universitas Ma Chung sangat senang bisa menjadi kampus pilihan di Malang yang dikunjungi oleh Prof Ali Gufron untuk bersama-sama bergotong royong mensukseskan BPJS,” jelasnya.

Ada 15 juta orang miskin terlindungi dari kondisi yang lebih parah saat berobat ke rumah sakit dengan adanya BPJS. Saat ini kepesertaan program jaminan kesehatan per 31 Mei 2023 adalah 255.896.082 orang yang terdaftar peserta BPJS aktif.

Baca Juga:  Merawat Kebhinekaan di Ulang Tahun Ke-71 SMPK Santa Maria 1. Seperti Apa?

BPJS akan selalu bekerjasama dengan rumah sakit untuk peningkatan pelayanan peserta BPJS dan tidak ada perbedaan pelayanan. Sesuai dengan lirik hymne BPJS bekerja sepenuh hati siap untuk mengabdi, maka BPJS mengabdi bagi masyarakat Indonesia di bidang kesehatan.

Direktur Utama BPJS mengajak semua mahasiswa Universitas Ma Chung yang hadir sebagai penerus bangsa mari bersama-sama mensukseskan JKN dan ikut berkontribusi dengan terdaftar sebagai peserta BPJS.(jprm2/ren/fin)

MALANG KOTA – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof dr Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD melakukan kunjungan ke Universitas Ma Chung. Ali Gufron mengajak mahasiswa mensukseskan program JKN, kemarin (14/6).

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan perkembangan terkini program JKN dan perbandingannya dengan beberapa negara. Program JKN tidak hanya dimiliki oleh masyarakat yang tidak mampu tetapi semua kalangan wajib memiliki BPJS Kesehatan.

“Dengan membayar iuran dengan berbagai macam pilihan jumlah pembayaran mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 masyarakat bisa menemui dokter spesialis. Apabila dibandingkan dengan luar negeri pasien harus menunggu dokter spesialis hingga beberapa bulan untuk ditangani oleh mereka,” katanya.

Ali Ghufron juga menyampaikan bahwa nilai Pancasila telah menjadi prinsip penyelenggaraan Program JKN. Nilai gotong-royong sebagai rangkaian ibadah dilakukan oleh bangsa Indonesia dengan semangat persatuan. Ia menegaskan bahwa gotong-royong yang menjadi prinsip Program JKN merupakan sebuah kearifan yang perlu dipertahankan implementasinya.

Baca Juga:  Insentif Guru Madrasah Non-PNS Segera Cair, Jumlah Totalnya Segini

Pada kesempatan yang sama Rektor Universitas Ma Chung, Prof Murpin menjelaskan bahwa Ali Gufron merupakan teman baiknya dari dulu. Murpin pernah menjabat menjadi ahli senior BPJS Ketenagakerjaan. Ketika mengetahui Ali Gufron menjadi Dirut BPJS, Murpin sangat yakin bahwa BPJS bisa sukses bersama Ali.

“Universitas Ma Chung sangat senang bisa menjadi kampus pilihan di Malang yang dikunjungi oleh Prof Ali Gufron untuk bersama-sama bergotong royong mensukseskan BPJS,” jelasnya.

Ada 15 juta orang miskin terlindungi dari kondisi yang lebih parah saat berobat ke rumah sakit dengan adanya BPJS. Saat ini kepesertaan program jaminan kesehatan per 31 Mei 2023 adalah 255.896.082 orang yang terdaftar peserta BPJS aktif.

Baca Juga:  Berkat Guru Penggerak, SDN Gadang 4 Bisa Belajar lewat Alam

BPJS akan selalu bekerjasama dengan rumah sakit untuk peningkatan pelayanan peserta BPJS dan tidak ada perbedaan pelayanan. Sesuai dengan lirik hymne BPJS bekerja sepenuh hati siap untuk mengabdi, maka BPJS mengabdi bagi masyarakat Indonesia di bidang kesehatan.

Direktur Utama BPJS mengajak semua mahasiswa Universitas Ma Chung yang hadir sebagai penerus bangsa mari bersama-sama mensukseskan JKN dan ikut berkontribusi dengan terdaftar sebagai peserta BPJS.(jprm2/ren/fin)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/