Penderita Meningkat, Terus Kampanyekan Hidup Sehat

AMONG TANI – Kampanye hidup sehat tanpa diabetes terus dilakukan Dinas Kesehatan Kota Batu. Salah satunya, melalui senam sehat tanpa diabetes dan gerak jalan serentak yang berlangsung di Balai Kota Among Tani kemarin (6/12).

Acara tersebut diikuti Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko serta ratusan peserta dari organisasi perwakilan Lions Club Indonesia, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita, dan PKK Kota Batu. Semuanya sepakat untuk terus menyebarkan virus hidup sehat tanpa diabetes.

Sebab, selama ini jumlah penderita diabetes terus meningkat. Dari data Dinas Kesehatan Kota Batu, pada 2017 tercatat ada 2.475 penderita diabetes di Kota Batu. Kemudian di tahun 2018 terdapat peningkatan menjadi 3.058 penderita diabetes.

Data terakhir di tahun 2019 ini pada semester pertama dari Januari hingga Juni terdapat 1.367 penderita diabetes. Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menyatakan, potensi diabetes memang bisa terjadi pada siapa saja, termasuk warga Kota Batu.

”Kota Batu ini kan dingin dan makanannya bermacam-macam, jadi masyarakatnya berpotensi diabetes. Bahkan anak belasan tahun sangat rentan untuk terkena diabetes,” kata dia. Namun, lanjut Punjul, penyakit ini bisa dicegah.

Salah satunya, dengan menjaga makanan dan aktif berolahraga. Karena itu, jelas Punjul, dengan kegiatan senam dan gerak jalan ini, diharapkan bisa meminimalisasi atau menjadi langkah pencegahan diabetes.

”Jadi untuk generasi milenial, terutama yang suka makanan serba-instan, pedas, dan pola hidupnya tidak teratur seperti bangun siang terus harus segera meninggalkan perilaku seperti itu,” kata wakil wali kota dua periode itu.

Semuanya, jelas Punjul, harus mulai untuk menjaga kondisi tubuh. ”Seperti menjaga asupan sayur kemudian meluangkan waktu setengah jam untuk olahraga, istirahat minimal 5 jam kalau bisa, dan terutama mengatur stres saat bekerja,” saran dia.

Sementara itu, Dokter Charles Saerang, dari Lions Club Indonesia menjelaskan, kegiatan ini bisa sebagai kampanye hidup sehat tanpa diabetes. ”Ini juga menjadi campaign untuk hidup sehat karena diabetes ini musuh bersama,” kata dia.

”Sebab, kalau sudah terkena diabetes biasanya di tahap 1, kondisi pankreas sudah sakit sekali. Bahkan pada tahun 2022 mendatang penderita diabetes di Indonesia diprediksi mencapai 23 juta orang,” jelasnya. Karena itu, kampanye hidup sehat tanpa diabetes terus digencarkan.

Pewarta : Nugraha
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro