Pendaftaran CPNS Dibuka, Pemohon SKCK di Polres Malang Naik Tiga Kali Lipat

KEPANJEN – Pemohon SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di Polres Malang membludak hingga tiga kali lipat. Adanya peningkatan ini imbas pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 yang mengharuskan pendaftar mencantumkan SKCK.

Satuan Intelkam Polres Malang mencatat jika di hari biasa ada sekitar 90 orang sampai 100 orang pemohon. Namun, jumlah orang yang mengajukan permohonan SKCK, beberapa hari belakang naik hingga 250 sampai 300 pemohon per hari.

“Momentum pendaftaran CPNS kali ini jumlah pendaftar meningkat drastis, sampai 300 orang per hari,” ujar salah satu petugas yang melayani pembuatan SKCK Polres Malang, Bripda Efing Narista.

Sedari pagi, kelompok yang didominasi millenial itu terlihat sudah mengular di pusat pengurusan SKCK Polres Malang yang ada di Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menengok membludaknya pemohon, waktu pelayanan SKCK pun akhirnya ditambah. Jika biasanya waktu pelayanan dimulai pukul 08.00 WIB pagi dan tutup pukul 14.00 WIB, maka jam tutup ditambah sampai 16.00 WIB sore.

Sementara itu, Febri Budi, pemohon SKCK berusia 25 tahun asal Ampeldento, Pakis, Kabupaten Malang mengaku sudah di sana sedari pagi. Ia berniat mengurus SKCK untuk keperluan pendaftaran CPNS.

“Sudah sejak pukul 09.00 WIB pagi di sini, tapi belum juga selesai,” ungkap pria yang dulu berkuliah di FISIP Universitas Brawijaya ini dulu ditemui radarmalang.id, Rabu, (13/11) sore.

Untuk memudahkan pemohon, Polres Malang juga menyediakan layanan secara online. Pemohon dapat mengakses layanan SKCK online melalui laman resmalangskck.com. Pada website resmi tersebut diterangkan persyaratan apa saja yang dibutuhkan pemohon untuk mendapatkan SKCK.

Biaya penerbitan SKCK juga tidak berubah, tetap Rp 30 ribu sesuai dengan PP nomor 60 tahun 2016.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia