Pendaftaran Bacawali, KPU Batasi 20 Suporter

Ini bisa jadi acuan paslon (pasangan calon) dan para timses (tim sukses) yang ingin mendaftar di KPU (Komisi Pemilihan Umum) pada 8–10 Januari. Jumlah pendukung yang boleh masuk ke KPU maksimal hanya 20 orang. Alasannya, kapasitas gedung tempat pendaftaran di kantor KPU, Jalan Bantaran No 6, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang, ini yang terbatas.

MALANG KOTA – Ini bisa jadi acuan paslon (pasangan calon) dan para timses (tim sukses) yang ingin mendaftar di KPU (Komisi Pemilihan Umum) pada 8–10 Januari. Jumlah pendukung yang boleh masuk ke KPU maksimal hanya 20 orang. Alasannya, kapasitas gedung tempat pendaftaran di kantor KPU, Jalan Bantaran No 6, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang, ini yang terbatas.

Ketua KPU Kota Malang Zaenudin menyatakan, pembatasan jumlah suporter tersebut hanya karena keterbatasan area tempat pendaftaran. ”Karena ruangannya nggak terlalu lebar,” kata pria asal Kabupaten Banyuwangi ini.

Menurut dia, setiap paslon hanya boleh membawa ”pasukan” masuk atau ke dalam area pendaftaran sebanyak 20 orang. Jadi, pendukung atau simpatisan lainnya bisa menunggu di luar area pendaftaran. ”Kami ingin paslon tak terganggu dalam proses pendaftaran. Kalau nggak dibatasi pasti sulit kasih layanan di dalam,” ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga menyediakan tempat parkir khusus untuk paslon. Tempat parkir ini tepat berada di halaman kantor KPU Kota Malang. ”Di bagian depan kantor nanti kami kosongi, buat tempat parkir paslon yang daftar,” tambah pria yang tinggal di Malang sejak 1999 ini.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Malang Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat Ashari Husen menyatakan, pihaknya juga melakukan simulasi pendaftaran paslon kemarin. Hal ini dilakukan agar saat pendaftaran yang dimulai hari ini bisa berjalan lancar. ”Tadi (kemarin) kami adakan simulasi di tempat yang dipakai untuk pendaftaran paslon besok (hari ini),” terangnya.



Pewarta : Imam Nasrodin
Penyunting :Abdul Muthalib
Copy Editor : Dwi Lindawati