Pemkot Siapkan Regulasi Wisata Halal

KOTA BATU – Citra sebagai Kota Wisata Halal coba diperkuat Pemkot Batu. Terlebih pada April lalu, mereka sukses mendapat penghargaan wisata halal dari Kementerian Pariwisata.

Penghargaan itu disampaikan pada ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2019 di Jakarta. Salah satu upaya yang terus digenjot Pemkot Batu yakni menyusun regulasi khusus terhadap tempat-tempat hiburan. Seperti panti pijat, karaoke, dan sebagainya.

Langkah itu wajib dilakukan supaya Kota Batu tetap layak mendapat pengakuan sebagai Kota Wisata Halal. Plt Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Imam Suryono menjabarkan bila regulasi itu nantinya bakal mengatur sejumlah hal. Salah satunya tentang jam operasional. Di sisi lain, jumlah tempatnya pun juga bakal dikontrol Pemkot Batu.

”Intinya kita saling menghormati saja lah. Supaya bisa berjalan bareng menjaga predikat wisata halal di Kota Batu,” tambahnya. Imam juga menambahkan bila penghargaan terbaru yang didapat dari Kementerian Pariwisata itu didapat berkat komitmen Pemkot Batu dalam membangun daerah yang ramah terhadap wisatawan muslim.

”Kami sudah bekerja sama dengan pengelola wisata, hotel, dan restoran untuk mewajibkan semuanya memiliki tempat ibadah berupa musala,” terang dia. Komitmen ke depannya akan diarahkan pada sertifikat halal untuk sejumlah tempat wisata.

Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya