Pemkot Seriusi Penutupan 15 Minimarket

MALANG KOTA – Rencana Pemkot Malang menutup belasan toko modern yang lokasinya dekat dengan pasar tradisional terus dimatangkan. Selain itu, upaya memasukkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke toko ritel yang beroperasi juga digencarkan. Sehingga keberadaan toko modern yang beroperasi juga ikut mengangkat produk UMKM.

Upaya penertiban toko modern di dekat pasar tradisional tersebut segera diberlakukan bagi yang melanggar aturan. ”Penertiban toko modern ini harus dilaksanakan tahun ini,” ujar Wali Kota Malang Sutiaji Minggu (21/4) lalu. Dia menegaskan, pihaknya sudah mengantongi daftar minimarket yang melanggar aturan tersebut.

Rencana pemberlakuan aturan itu tetap akan disosialisasikan terlebih dahulu. ”Dalam waktu dekat ini saya akan bertemu pimpinan toko ritel modern untuk membahas perjanjian dan kesepakatan baru,” terang politikus Demokrat itu.

Sebelumnya, Sutiaji mengaku sudah bertemu salah satu general manager (GM) toko modern di Jakarta. Dia menyatakan telah menyampaikan rencana penutupan sejumlah toko modern, sekaligus rencana memasarkan produk lokal di toko modern yang boleh beroperasi. ”Sudah saya sampaikan kemarin waktu bertemu di Jakarta. Nanti produk lokal kami akan masuk toko modern yang boleh operasi,” kata pria kelahiran Lamongan itu.

Saat ini, pihaknya masih menyiapkan memorandum of understanding (MoU) tentang produk UMKM Kota Malang untuk masuk toko modern. Namun dari sejumlah masukan yang dia terima, produk lokal harus benar-benar siap soal standar packaging. ”Standar packaging harus sesuai standard operating procedure (SOP) toko modern juga tentunya,” imbuhnya.

Jika penutupan toko modern yang tak sesuai aturan sejalan dengan diterimanya produk lokal di toko modern, sambung Sutiaji, peningkatan ekonomi Kota Malang akan lebih baik lagi. ”Meskipun produk lokal, tapi packaging menarik dan modern,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengusaha yang mendirikan toko modern di sekitar pasar tradisional tengah ketar-ketir. Sebab, Wali Kota Malang Sutiaji berencana menutup belasan pasar modern yang jaraknya dengan pasar tradisional kurang dari 500 meter.

Pewarta               : Fajrus Shidiq
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Ahmad Yani