Pemkab Segera Bentuk Tim Pengawas Karaoke

Pemkab Segera Bentuk Tim Pengawas Karaoke

”Untuk mengeluarkan kebijakan tempat karaoke ditutup tidak bisa. Karena itu, sudah ada perdanya. Kecuali perda itu dicabut, mungkin bisa,” kata Plt Sekkab Pamekasan Mohamad Alwi Kamis (8/2).

Tim pengawas tersebut bertugas untuk mengawasi tempat hiburan karaoke di Pamekasan. Apakah sudah sesuai dengan peraturan bupati (perbup) yang baru atau tidak. Sebab, ada beberapa aturan baru yang perlu ditaati oleh para pengusaha.

Misalnya, tempat karaoke itu harus dilengkapi dengan CCTV, ruangan menggunakan kaca transparan, dan saklar lampu ada di luar. Begitu juga para pemandu karaoke juga harus berpakaian sopan.

”Sopan itu harus mengenakan celana panjang dan baju lengan panjang,” terangnya.

Jika desain tempat karaokenya sudah sesuai perbup, hiburan tersebut bisa kembali beroperasi. ”Tim akan segera dibentuk dan mereka nanti akan turun ke lapangan. Di dalamnya ada aparat dari kepolisian, kodim, pemerintah daerah, dan ormas,” jelasnya.

Alwi juga memastikan dalam waktu dekat akan ada pendataan para pemandu lagu. Dia berharap ketua paguyuban ikut memberikan pembinaan kepada mereka.

”Saya berharap komitmennya sama dengan kita. Sebab ada kesepakatan kalau melangggar siap untuk ditutup,” ancamnya.

Agus Sujarwadi, ketua Paguyuban Karaoke Pamekasan memastikan bahwa semua pengusaha siap menaati perbup. Karena itu, mereka saat ini masih mempersiapkan renovasi bilik atau ruangan karaoke sesuai perbup.

”Kalau selesai, kami pasti buka lagi. Yang jelas kami komitmen untuk menaati aturan yang berlaku,” pungkasnya.

(mr/sin/onk/han/bas/JPR)