Pemkab Malang Kejar Pendapatan Parkir Rp 4.8 Miliar

Ilustrasi parkir

MALANG – Dinas Perhubungan Kabupaten Malang merencanakan bakal menaikkan Pendapatan Asli Daerah(PAD) 2020 dari jasa parkir. Kenaikan tersebut rencananya bakal berkisar sebesar 1.3 miliar dari PAD 2019 lalu.

“Tahun lalu kan pendapatan mencapai Rp 3.5 miliar, sekarang kami targetkan bisa Rp 4.8 miliar,” ujar Kadishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi Selasa (29/1).

Dalam upaya menaikan PAD tersebut, kata Hafi, pihaknya bakal bekerjasama dengan pengelola parkir wisata-wisata di Kabupaten Malang.

Untuk diketahui, selama ini di wisata-wisata seperti Kabupaten Malang seperti Boon Pring di Turen dan Sumber Maron dikelola sepenuhnya oleh Karang Taruna setempat.

“Nah di tahun 2020 ini kami akan coba kerjasama dengan mereka. Supaya bisa bagi hasil. Rencananya 40 persen buat kami (PAD) dan 60 persen buat mereka. Kerjasama itu nanti bagian kita akan membantu pengaturan parkiran supaya lebih teratur,” tambah Hafi.

Selain itu, kata Hafi, upaya peningkatan PAD dari jasa parkir juga berupa penyesuaian biaya jasa parkir.

Jasa parkir tersebut untuk roda dua dan empat dikenakan biaya kenaikan Rp 1000. Sementara itu, di penyesuaian biaya parkir, Dishub juga membuat tarif bagi truk/bis ataupun kontainer.

“Dengan penyesuaian harga parkir itu saya harap mampu menaikkan PAD untuk Kabupaten Malang,” tukasnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia