Pemkab Beri Atensi untuk Dua Potensi

PONCOKUSUMO Dua potensi dari Kecamatan Poncokusumo mendapat perhatian khusus dari Pemkab Malang saat menggeber  program Gerakan Membangun Desa (Gema Desa), kemarin (2/12).

Dua potensi yang dimaksud yakni sektor pertanian dan peternakan. Secara khusus, Bupati Malang H.M. Sanusi menyebut bila komoditas jeruk dan apel dari Poncokusumo masih bisa dikembangkan lagi. ”Bisa dibilang jeruk pontianak asal Poncokusumo ini menjadi yang terbaik di Jawa Timur,” jelasnya.

Beberapa daerah seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang memang rutin mengirimkan permintaan ke petani jeruk di Poncokusumo. Sanusi yang datang dengan rombongan organisasi perangkat daerah (OPD) melihat bila faktor irigasilah yang saat ini perlu mendapat perhatian lebih. Keberadaan dua embung, di Desa Jambesari dan Sumberejo, menurutnya harus dimanfaatkan dengan baik.

”Tinggal pemenuhan air saja. Sudah ada embung di Jambesari dan Sumberejo. Nanti itu tinggal mengalirkan ke sawah di desa-desa juga,” tambah pejabat berusia 59 tahun tersebut. Di sisi lain, dia mengakui bila masih banyak embung-embung yang belum optimal pemanfaatannya.

Untuk itu, pemkab bakal memprogramkan peningkatannya pada tahun 2020 mendatang. ”Iya, nanti akan diprogramkan di dinas cipta karya untuk kemudian embung tersebut dapat dialirkan ke sawah di desa-desa,” tambahnya.

Sementara itu, potensi peternakan yang menurut Sanusi potensial berasal dari produksi susu. Kemarin, rombongan pemkab turut mengecek peternakan sapi di KPSP Sidodadi, di Desa Jambesari Poncokusumo.

Di sana, produksi susu bisa mencapai 6.000 hingga 7.000 liter per harinya. ”Mereka tidak lagi mengikat sapi dengan tali, sehingga produksi susu lebih bagus,” sambung Sanusi. Dia berharap catatan itu minimal bisa dipertahankan.

Pewarta : Bagus Prakoso
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya