Peminat Relawan Demokrasi Kota Malang Rendah, Padahal Digaji Lho

Kasubag Teknik dan Humas KPU Kota Malang, Edy Wuryanto

KOTA MALANG – Peminat Relawan Demokrasi pemilu 2019 di Kota Malang rendah. Sejak pembukaan pendaftaran pada 11 Januari lalu hingga hari ini, jumlah pendaftar hanya 10 orang dari target 55 orang.

“Salah satu penyebabnya adalah peraturan dimana relawan hanya boleh mendaftar dua periode berturut-turut,” kata Kasubag Teknik dan Humas KPU Kota Malang, Edy Wuryanto.

Pendaftaran Relawan Demokrasi masih akan dibuka hingga 15 Januari 2019 besok. Edy menambahkan, jika kuota 55 relawan tidak terpenuhi hingga penutupan pendaftaran, maka KPU kota Malang akan merekrut personel dari ormas, komunitas atau organisasi non partai lain.

“Para relawan ini nantinya akan mengajak warga agar memberikan hak pilih saat pilpres atau pun pileg,” imbuh Edy.

Edy menjelaskan, untuk menjadi Relawan Demokrasi, calon pendaftar bisa menyerahkan berkas diantaranya fotokopi KTP, fotokopi Ijazah SMA/sederajat, pas foto, dan surat pernyataan tidak menjadi anggota partai politik. Berkas tersebut diserahkan langsung ke kantor KPU Kota Malang.

“Kendati berstatus relawan, namun mereka tetap mendapatkan insentif sebesar Rp 750 per bulan dengan masa kerja selama tiga bulan,” pungkas dia.

Pewarta : Ahmad Naufal
Foto : Ahmad Naufal
Penyunting : Fia