Pemain Muda Bisa Tiru Dedik

MALANG KOTA – Untuk menjadi pemain yang bagus, tidak ada jalur yang instan. Pelatih Arema FC Milomir Seslija mencontohkan apa yang telah dilalui Dedik Setiawan.

Dedik bergabung dengan Arema FC sejak putaran kedua Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016. Setelah sebelumnya membela Persekam Metro FC.

Kebetulan, pada 2016, Milo menjadi pelatih Arema FC. Jadi, Milo tahu betul bagaimana proses yang dilalui Dedik. ”Pada 2016, Dedik tidak memberikan impresi yang bagus. Namun, setelah latihan dengan tim senior, tahun berikutnya mulai muncul,” ujar dia.

Pada 2017, Dedik mencetak enam gol dalam 28 penampilannya bersama Arema FC. Musim lalu, koleksi golnya meningkat. Menjadi 10 gol dalam 26 penampilan di Liga 1 2018. Tak banyak pemain lokal yang mampu mencetak 10 gol di liga musim lalu.

Dedik pun mulai diperhitungkan. ”Bahkan, sekarang menjadi pemain timnas,” katanya. Kerja keras Dedik itulah yang harus bisa diikuti pemain-pemain muda Arema FC.



Musim ini, Dedik diprediksi masih bisa bersinar. Meski persaingan untuk menembus starting line-up bakal lebih ketat karena Arema FC juga punya Ricky Kayame dan Sylvano Comvalius.

Sebagai pemain depan, Dedik punya skill yang cukup lengkap. Selain kecepatan, Dedik juga punya akurasi tembakan yang cukup bagus. Dia juga bisa bermain sama baiknya di posisi penyerang sayap maupun target man.

Pewarta               : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Indra Mufarendra
Fotografer          : Rubianto