Pemain Kelelahan, Madura United Tumbang 2-0 di Kandang Singo Edan

MALANG – Madura United harus tumbang 2-0 dari Arema FC setelah akui kelelahan. Kapten Arema FC, Hamka Hamzah menceritakan ada satu pemain Madura United yang bercerita kepadanya lelah akibat jadwal padat yang mendera di Shopee Liga 1.

“Tadi, pemain Madura sempat berbicara kepada saya mereka lelah akibat ketidakteraturan waktu jarak antar pertandingan di Liga 1,” tukas Hamzah saat press conference usai laga, Jumat, (8/11).

Hamka membenarkan pernyataan ini. Menurutnya, jadwal recovery Liga 1 terbilang mepet. Apalagi untuk pemain di atas usia 30 tahun. “Ya hampir sama dengan saya, mungkin recovery 2-3 hari cukup untuk pemain muda dibawah 30 tahun, tapi kalau di atas 30 tahun ya kurang sekali,” candanya.

Ia berharap di tahun-tahun mendatang, federasi harus lebih memperhatikan dan mengatur jadwal dengan lebih bijak.

Sementara Rasiman, Pelatih Madura United mengaku timnya kesulitan menembus pertahanan Arema sejak kecolongan gol di menit 4′ oleh gol Konate Makan.

“Apalagi saat gol kedua, sangat sulit bagi kami untuk comeback. Padahal sejak awal kita punya taktik antisipasi bola panjang dimana Arema memang berbahaya di sana,” tukasnya.

Selain dua hal itu, pelatih Madura juga menyebut kekalahan timnya akibat absennya pemain asing mereka, Diego Assit dan Alexander Rakic. “Tim menjadi tidak ideal,” keluhnya.

Gol kedua Singo Edan sendiri diciptakan oleh Rivaldi Bawuo di menit 84′. Sontekan kaki kanan Rivaldi menjebol gawang tim yang sebelumnya menempati posisi dua klasemen sementara itu.

Strategi Milomir Seslija – pelatih Arema FC sendiri bisa dibilang berjalan dengan baik. Dia menyebut pemain asuhannya nampu konsentrasi dan bertahan dengan baik.

Rivaldi yang dimasukkan di menit 82 menggantikan Hendro Siswanto juga jadi pilihan yang tepat. Ia membungkam tim asal Pulau Garam tersebut dengan gol kedua.

“Tadi laga yang sulit, tapi kami mampu mendominasi dengan tidak memberikan Madura United banyak ruang,” tukasnya.

Sementara pertandingan tadi dihadiri 6881 penonton. Aremania, di sisi lain tak henti-hentinya bernyanyi. Nyanyian yang dinyanyikan pun unik karena bersahut sahutan antar tribun.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia